Connect with us

Berita

Polda Metro Bantah Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak

Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks.

Logompn

Published

on

Polda Metro Bantah Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Gambar: Instagram/@poldametrojaya

MPN Indonesia 29 Juli 2026 - Polda Metro Jaya membantah kabar yang beredar di media sosial mengenai ajudan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tewas ditembak.

Informasi tersebut muncul melalui sejumlah unggahan di media sosial yang menyebut ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak oleh orang tak dikenal dan jenazahnya belum ditemukan.

Klarifikasi disampaikan pada Selasa (28/7) setelah pihak kepolisian melakukan verifikasi terhadap informasi tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian setempat untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

“Kami sudah konfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, itu hoaks,” kata Budi Hermanto saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7).

Ia juga memastikan bahwa ajudan Febrie Adriansyah dalam kondisi selamat.

Kronologi Isu dan Klarifikasi Kepolisian

Isu mengenai ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak berawal dari unggahan akun media sosial yang memuat narasi terkait peristiwa tersebut.

Salah satu unggahan bahkan menyebut bahwa jenazah ajudan belum ditemukan. Unggahan tersebut kemudian menyebar luas sebelum akhirnya dihapus dari platform.

Narasi tersebut diperkuat dengan tampilan visual bertuliskan informasi darurat yang kemudian memicu perhatian publik.

Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Polda Metro Jaya, informasi tersebut dipastikan sebagai hoaks.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk memverifikasi kebenaran informasi tersebut.

Hasil koordinasi tersebut memastikan bahwa tidak ada kejadian penembakan terhadap ajudan Febrie Adriansyah.

Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga:  Viral! Warga Ngamuk ke Polisi karena Kesulitan Urus ETLE

“Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegas Budi.

Kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga Eks Jampidsus

Beredarnya hoaks tersebut terjadi setelah munculnya informasi mengenai meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo.

Sutrimo diketahui merupakan kepala rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah.

Ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7).

Sutrimo kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring.

Pihak rumah sakit menyatakan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat tiba.

Dalam sejumlah informasi yang beredar, disebutkan bahwa korban ditemukan dengan mulut berbusa.

Hingga kini, penyebab kematian Sutrimo masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Polda Metro Jaya menyatakan akan mendalami seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Polda Metro Jaya pasti akan mendalami informasi sekecil apa pun, apalagi terkait hilangnya nyawa seseorang, apakah itu wajar atau tidak wajar,” kata Budi di kawasan Matraman, Jakarta, Senin (27/7).

Polisi juga mengumpulkan berbagai bahan keterangan untuk mendalami kasus tersebut, termasuk rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, serta keterangan dari pihak keluarga, pengemudi ambulans, dan petugas rumah sakit.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending