Connect with us

Internasional

Penembakan di Sekolah Turki, 11 Siswa Luka dan Dua Kritis

Penembakan di sebuah sekolah di Manisa, Turki, melukai 11 siswa, dua di antaranya kritis. Polisi menangkap remaja 15 tahun yang diduga sebagai pelaku.

Logompn

Published

on

Remaja 15 Tahun Diduga Pelaku Penembakan di Turki, 11 Siswa Terluka
Remaja 15 Tahun Diduga Pelaku Penembakan di Turki, 11 Siswa Terluka. Gambar: dok. Al Jazeera

MPN Indonesia 24 September 2026 - Penembakan di sebuah sekolah menengah di Provinsi Manisa, Turki, pada Selasa (22/9) melukai 11 siswa. Dua di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Polisi menangkap seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga sebagai pelaku setelah ia melarikan diri dari lokasi kejadian.

Otoritas juga menahan orang tua dan kakek tersangka untuk kepentingan penyelidikan.

Menteri Kehakiman Turki Akın Gürlek menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif penyerangan.

Dua jaksa telah ditunjuk menangani perkara tersebut, termasuk menyelidiki dugaan bahwa tersangka pernah menjadi korban perundungan di sekolah.

“Ketika keamanan anak-anak kita dipertaruhkan, kelalaian atau ketidakbertanggungjawaban apa pun tidak boleh diabaikan,” tulis Gürlek di X, dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, Kamis (24/9).

Sesuai hukum Turki, tersangka yang masih berusia 15 tahun harus lebih dahulu menjalani proses di pengadilan sebelum dapat ditahan secara resmi.

Menurut keterangan pihak berwenang, pelaku diduga merupakan siswa di sekolah tersebut.

11 Siswa Menjadi Korban dalam Insiden

Pihak berwenang menyatakan sedikitnya 11 siswa mengalami luka akibat penembakan tersebut.

Dua korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis, sedangkan kondisi korban lainnya belum dirinci.

Sebagai tindak lanjut, kementerian mengirim tiga penyelidik nasional ke Manisa untuk membantu penanganan kasus tersebut.

Sementara itu, polisi juga mengamankan area sekolah setelah kejadian.

Rekaman yang beredar memperlihatkan petugas meminta keluarga korban dan warga yang berkumpul untuk menjauh dari lokasi.

Turki Hadapi 3 Kasus Penembakan di Sekolah Sepanjang 2026

Peristiwa luar negeri ini menjadi kasus penembakan sekolah ketiga di Turki sepanjang 2026.

Baca Juga:  Siswa Sekolah di Azerbaijan Demo karena Melarang Penggunaan Hijab

Kejadian tersebut terjadi beberapa bulan setelah dua serangan mematikan di negara itu pada April.

Dalam salah satu insiden sebelumnya di Provinsi Sanliurfa, seorang mantan siswa melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah.

Sebanyak 16 orang, sebagian besar siswa, mengalami luka sebelum pelaku mengakhiri hidupnya.

Sehari kemudian, serangan lain terjadi di Provinsi Kahramanmaras. Seorang remaja berusia 14 tahun menewaskan sembilan siswa berusia 10 dan 11 tahun serta seorang guru.

Selain korban meninggal, 13 orang lainnya mengalami luka sebelum pelaku akhirnya tewas.

Sebelum rangkaian peristiwa tersebut, Turki tidak memiliki riwayat serangan sekolah semacam itu.

Penembakan pada April memicu kemarahan luas dan mendorong pejabat setempat menerapkan langkah-langkah keamanan baru untuk tahun ajaran 2026–2027, termasuk pengendalian senjata yang lebih ketat.

(RAD/NID/RAD)



MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending