Connect with us

Politik

Agung Sedayu Klarifikasi Soal HGB di Pagar Laut Tangerang, Sebut Berasal dari Lahan Tambak

Agung Sedayu Group memberikan klarifikasi terkait polemik sertifikat HGB dan SHM di kawasan pagar laut, Tangerang. Simak fakta lengkapnya di sini.

Actress 1299250

Published

on

Agung Sedayu Klarifikasi Soal HGB di Pagar Laut Tangerang, Sebut Berasal dari Lahan Tambak
Agung Sedayu Klarifikasi Soal HGB di Pagar Laut Tangerang, Sebut Berasal dari Lahan Tambak. Gambar: Insight Kontan

MPN Indonesia 25 Januari 2025 - Agung Sedayu Group memberikan penjelasan terkait polemik sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dan Hak Milik (SHM) di kawasan pagar laut, Tangerang.

Dalam klarifikasinya, mereka menyatakan bahwa lahan yang kini bersertifikat tersebut dulunya merupakan tambak atau sawah sebelum terabrasi dan berubah menjadi kawasan laut.

Penjelasan ini disampaikan di tengah meningkatnya perhatian terhadap status lahan di Desa Kohod.

Penjelasan Latar Belakang Sertifikat

Kuasa hukum Agung Sedayu Group, Muannas Alaidid, menjelaskan bahwa dokumen sertifikat HGB dan SHM yang diterbitkan sejak 1982 menunjukkan bahwa area yang kini dikenal sebagai pagar laut dulunya adalah daratan.

Muannas menegaskan bahwa lahan tersebut awalnya berupa tambak atau sawah milik warga, yang kemudian terabrasi akibat perubahan garis pantai.

“Perhatikan ucapan pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid yang memerintahkan Dirjen SPPN untuk berkoordinasi dan mengecek dengan badan Lembaga Informasi Geospasial mengenai garis pantai desa Kohod, apakah sertifikat HGB dan SHM berada di dalam garis pantai atau di luar,” ujar Muannas pada Kamis (23/1).

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa selain HGB perusahaan, terdapat SHM milik warga lain di kawasan tersebut.

Menurutnya, lahan itu sebelumnya dibeli dari warga secara sah.

Klarifikasi Isu Pagar Laut

Muannas juga merespons isu yang menyebut bahwa sepanjang pagar laut sejauh 30 kilometer dikuasai sepenuhnya oleh PT Intan Agung Makmur, anak usaha Agung Sedayu Group.

Ia membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan bahwa tidak seluruh pagar laut berada di bawah HGB perusahaan.

Beberapa bidang tanah di kawasan itu, menurutnya, masih berupa SHM atas nama perseorangan.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Mayat dalam Karung di Tangerang

“Semua SHGB yang diterbitkan telah melalui proses yang sesuai prosedur. Kami membeli lahan tersebut dari rakyat, membayar pajak, dan memperoleh surat izin lokasi resmi, termasuk PKKPR,” tambahnya.

Muannas juga menyarankan agar pihak-pihak terkait menggunakan platform seperti Google Earth untuk memverifikasi klaim bahwa area yang dikaveling merupakan lahan warga yang terabrasi, bukan laut.

Investigasi Kementerian ATR/BPN

Menanggapi polemik tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyatakan bahwa mereka sedang melakukan investigasi terkait status hukum sertifikat di kawasan pagar laut.

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, mengatakan bahwa pihaknya telah menugaskan Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) untuk bekerja sama dengan Badan Informasi Geospasial (BIG).

“Kementerian ATR/BPN telah mengutus Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR), Pak Virgo, untuk berkoordinasi dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) terkait garis pantai kawasan Desa Kohod. Langkah ini bertujuan untuk memastikan apakah bidang-bidang tanah tersebut berada di dalam atau di luar garis pantai. Data dokumen pengajuan sertifikat yang diterbitkan sejak tahun 1982 akan dibandingkan dengan data garis pantai terbaru hingga tahun 2024,” ujar Nusron pada Senin (20/1).

Hingga kini, hasil penelusuran awal menemukan bahwa terdapat 263 bidang tanah di kawasan tersebut.

Rinciannya meliputi 234 bidang SHGB atas nama PT Intan Agung Makmur, 20 bidang SHGB atas nama PT Cahaya Inti Sentosa, dan 9 bidang atas nama perseorangan.

Selain itu, ditemukan pula 17 bidang SHM yang berada di area yang sama.

MPN Studio Hadirkan Perjalanan MT Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia
Film12 minutes ago

MPN Studio Hadirkan Perjalanan M.T. Harjono Lewat Film Pendek, Ceritakan Perjuangannya untuk Indonesia

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba
Berita23 minutes ago

Kadus di Deli Serdang Bakar Sendiri Barak Diduga Markas Narkoba

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga38 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita57 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita1 hour ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti2 hours ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi2 hours ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal2 hours ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi4 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Trending