Viral
Pabrik Plastik di Cikupa Tangerang Terbakar Hebat, Penyebabnya karena Ini
Kebakaran pabrik plastik PT Respati Kemasindah di Cikupa, Tangerang, menghanguskan dua bangunan. Api diduga dipicu korsleting mesin printing.
Banten, MPN Indonesia 7 Oktober 2026 - Kebakaran pabrik plastik PT Respati Kemasindah di Jalan Raya Otonom, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (6/10).
Kebakaran bermula dari area printing dan diduga dipicu korsleting listrik pada salah satu mesin printing plastik.
Petugas menerima laporan sekitar pukul 11.06 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Api menghanguskan dua bangunan pabrik, sementara tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Peristiwa kebakaran yang menghanguskan PT Respati Kemasindah. (Kebakaran) terjadi kemarin Selasa (6/10/2026) pukul 11.06 WIB,” tulis BPBD Kabupaten Tangerang, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @bpbd.kabtangerang pada Rabu (7/10).
Kebakaran Pabrik di Cikupa Diduga Berasal dari Mesin Printing
Dugaan sementara menyebut korsleting listrik pada mesin printing plastik sehingga memicu api.
“Kebakaran yang menimpa PT Respati Kemasindah diduga berasal dari percikan api yang terjadi pada salah satu mesin printing,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Tangerang juga menduga api membesar dari kertas dan plastik yang terbakar.
“Api langsung membesar membakar kertas dan plastik yang ada di sekitarnya hingga terjadi perambatan membakar bangunan,” kata BPBD Kabupaten Tangerang.
Dua Bangunan Pabrik di Tangerang Ambruk
Kobaran api membesar sebab angin kencang menyebabkan 2 bangunan di kompleks pabrik tersebut ambruk.
Warga sempat panik karena lokasi kebakaran tak jauh dari pemukiman warga sehingga sempat terjadi kepanikan.
Namun, petugas berhasil melokalisir sehingga tidak menyebar ke pemukiman.
“Tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat merambat hingga menghanguskan 2 gedung pabrik. Sempat membuat kepanikan warga sekitar mengingat lokasi Kebakaran tak jauh dari permukiman warga. Beruntung Petugas berhasil melokalisir dan membuat blokade/memutus perambatan api. agar api tidak merambat ke permukiman,” tambahnya.
Api Berhasil Dikendalikan, Petugas Lanjutkan Pendinginan
BPBD mengungkapkan, proses pendinginan berlanjut hingga Rabu (7/10) pagi.
“Api berhasil di kendalikan setelah petugas bekerja selama 6 Jam. Dan hingga saat ini, Rabu (7/10) jam 9.00 WIB, petugas masih melakukan pendinginan guna memastikan api padam sepenuhnya,” imbuhnya.
Petugas pastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
“Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka pada peristiwa ini. Saat kejadian, karyawan yang sedang beraktivitas langsung berhamburan menyelamatkan diri,” ucapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
