Connect with us

Berita

Ratusan Pelajar di Mempawah Terancam Gagal Ikut SNBP 2025 gegara Sekolah Lalai Isi PPDS

Siswa SMAN 1 Mempawah protes setelah pihak sekolah lalai dalam pengisian PPDS. Simak selengkapnya di sini!

Actress 1299250

Published

on

Ratusan Pelajar di Mempawah Terancam Gagal Ikut SNBP 2025 gegara Sekolah Lalai Isi PPDS
Ratusan Pelajar di Mempawah Terancam Gagal Ikut SNBP 2025 gegara Sekolah Lalai Isi PPDS. Gambar: Kolase Tangkapan Layar TikTok/@acengg_cihuy

MPN Indonesia 4 Februari 2025 - Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mempawah, Kalimantan Barat, bersama orang tua mereka menggelar aksi demonstrasi pada Senin (3/2).

Mereka memprotes kelalaian pihak sekolah dalam pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PPDS), yang menyebabkan banyak siswa terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Aksi unjuk rasa berlangsung di halaman sekolah dan diikuti lebih dari 100 siswa serta orang tua murid.

Mereka menuntut pertanggungjawaban sekolah atas kesalahan administrasi yang dinilai berdampak pada masa depan pendidikan siswa.

Siswa Kecewa dan Merasa Dirugikan

Muhammad Hafiz, salah satu siswa kelas XII, mengungkapkan kekecewaannya.

Ia dan teman-temannya telah mempersiapkan diri sejak semester pertama untuk bersaing masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

“Dari semester 1 sampai lima (kami siapkan) untuk bisa lolos bersaing masuk ke Perguruan Tinggi Negeri, melalui jalur beasiswa atau prestasi, sehingga tak mengeluarkan biaya. Namun semua sirna gara gara oknum guru yang tak bertanggung jawab,” ujar Hafiz dalam sebuah video, Selasa (4/2).

Hafiz, yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, mengandalkan jalur prestasi sebagai satu-satunya cara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Seorang wali murid, Yudi Oktaviarza, menyebutkan bahwa sekitar 115 siswa terancam tidak bisa mengikuti SNBP 2025 akibat kesalahan administrasi sekolah.

Padahal, pihak sekolah telah diberikan perpanjangan waktu untuk melengkapi data di PPDS, namun kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik.

“Tentu saja kami seluruh orang tua siswa merasa sedih, kecewa dan merasa dirugikan, pelajar yang berprestasi harus kehilangan masa depan, hanya karena oknum guru yang tak bertanggung jawab,” kata Yudi.

Baca Juga:  Rayakan Kelulusan, SMK di Bekasi Study Tour ke Panti Jompo

Tuntutan Orang Tua dan Siswa

Dalam aksi demonstrasi ini, orang tua dan siswa mengajukan beberapa tuntutan kepada pihak sekolah, antara lain:

  1. Permintaan Maaf Publik – Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum diminta memberikan pernyataan maaf secara terbuka melalui media sosial atas kelalaiannya dalam pengisian PPDS.
  2. Bimbingan Belajar – Sekolah diminta menyediakan program les tambahan selama tiga bulan untuk membantu siswa yang terdampak agar tetap bisa mempersiapkan diri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi lainnya.
  3. Pemindahan Wakil Kepala Sekolah – Orang tua mendesak agar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dianggap lalai segera dipindahkan dari jabatannya.

Situasi semakin emosional ketika beberapa siswa dan orang tua menangis akibat kekecewaan yang mendalam terhadap kesalahan administrasi ini.

Upaya Sekolah Menyelesaikan Masalah

Wakil Kepala SMAN 1 Mempawah, Febrini, menyatakan bahwa pihak sekolah telah berupaya mencari solusi dengan mengunjungi bagian admin pusat untuk meminta perpanjangan waktu pengisian PPDS.

“Kami akan melakukan kunjungan ke admin pusat besok, Insyaallah,” ujar Febrini.

Selain itu, pihak sekolah berencana membiayai program bimbingan belajar selama tiga bulan bagi siswa yang memenuhi syarat sebagai bentuk tanggung jawab atas permasalahan ini.

Laporan ke Dinas Pendidikan

Orang tua siswa melalui Komite Sekolah berencana melaporkan kejadian ini kepada Inspektorat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta Bupati Mempawah.

Mereka berharap agar pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian ini dievaluasi dan dikenai sanksi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami ingin kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak ada lagi siswa yang kehilangan kesempatan pendidikan akibat kesalahan administrasi sekolah,” ujar salah satu orang tua siswa.

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita7 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita15 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita39 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti48 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi55 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending