Connect with us

Ekonomi

Wamenpora Pastikan Pelatnas Bulu Tangkis Tak Kena Efisiensi Anggaran

Wamenpora Taufik Hidayat pastikan pelatnas bulu tangkis tetap berjalan meski ada efisiensi anggaran. Atlet tetap diprioritaskan untuk ajang internasional.

Profile Nida MPN Indonesia

Published

on

Wamenpora Pastikan Pelatnas Bulu Tangkis Tak Kena Efisiensi Anggaran
Wamenpora Pastikan Pelatnas Bulu Tangkis Tak Kena Efisiensi Anggaran. Gambar : Bagus/Kemenpora.go.id

MPN Indonesia 21 Februari 2025 - Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menegaskan bahwa pemusatan latihan nasional (pelatnas) bulu tangkis tidak akan terkena dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Meskipun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengalami pengurangan anggaran untuk tahun 2025, Taufik memastikan bahwa program pelatnas tetap menjadi prioritas utama.

Kebijakan efisiensi ini merupakan bagian dari rekonstruksi anggaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Anggaran Kemenpora yang semula Rp2,330 triliun dikurangi menjadi Rp1,034 triliun. Namun, Taufik menegaskan bahwa pemangkasan tersebut tidak akan berdampak pada keberlanjutan pelatnas bulu tangkis.

Tidak Ada Pembubaran Pelatnas Akibat Efisiensi Anggaran

Dalam kunjungannya ke pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (19/2), Wamenpora menegaskan bahwa tidak ada pelatnas yang dibubarkan akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Kalau berbicara efisiensi, memang ada penyesuaian anggaran, tetapi bukan berarti semua cabang olahraga kehilangan pelatnasnya. Isu mengenai pembubaran pelatnas yang ramai diperbincangkan tidak benar. Beberapa cabang olahraga memang mengalami pengurangan, tetapi tetap diprioritaskan, terutama yang memiliki peluang besar untuk meraih medali. Saat ini, ada empat hingga lima cabang olahraga Olimpiade yang menjadi fokus utama,” jelasnya, dikutip tim Redaksi MPN Indonesia melalui situs resmi Kemenpora, pada Rabu (19/2).

Taufik juga berharap bahwa situasi ini tidak berlangsung lama dan anggaran dapat kembali normal di masa mendatang.

“Saya mengimbau semua cabang olahraga untuk bersabar. Saya dan Menpora akan terus mengupayakan agar anggaran kembali stabil,” tambahnya.

Baca Juga:  Jonatan Christie Gugur di Singapore Open 2025 usai Kalah dari Tunggal Putra Malaysia

Komitmen Pemerintah dalam Pembinaan Atlet Bulu Tangkis

Bulu tangkis tetap menjadi cabang olahraga yang diprioritaskan oleh pemerintah, mengingat potensinya dalam meraih medali di ajang internasional seperti SEA Games 2025, Asian Games 2026, dan Olimpiade 2028.

Oleh karena itu, pelatnas harus terus berjalan agar para atlet tetap dalam kondisi siap menghadapi berbagai kompetisi.

“Dari dulu, ada dan tidak ada efisiensi, pelatnas cabang olahraga bulu tangkis harus tetap jalan,” ujar Taufik dalam laman resmi Kemenpora pada (20/2/2025).

Selain itu, Taufik menegaskan bahwa tidak semua cabang olahraga terkena dampak kebijakan efisiensi anggaran.

Beberapa cabang olahraga tetap mendapatkan dukungan penuh, terutama yang memiliki potensi besar dalam perolehan medali.

Dorongan untuk Mencari Sumber Pendanaan Tambahan

Wamenpora juga mengimbau pengurus PBSI dan cabang olahraga lainnya untuk lebih aktif dalam mencari sumber pendanaan tambahan.

Ia menekankan bahwa ketergantungan penuh pada anggaran pemerintah bukanlah solusi yang ideal.

“Jika semua hanya bergantung pada dana pemerintah, tentu tidak akan mencukupi. Oleh karena itu, saya berharap ketua cabang olahraga dapat menenangkan para atlet, memberikan solusi terbaik, serta menyusun rencana yang baik untuk masa depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Taufik menegaskan bahwa olahraga tidak bisa dihentikan dalam waktu lama, terutama karena jadwal kompetisi internasional telah ditetapkan oleh federasi masing-masing.

“Bulu tangkis harus tetap berjalan, begitu juga dengan cabang olahraga lainnya. Sebagai pengurus, kita harus bekerja lebih keras dalam mencari pendanaan tambahan. Olahraga tidak bisa dihentikan terlalu lama, karena kompetisi sudah terjadwal secara internasional,” jelasnya.

Harapan untuk Normalisasi Anggaran

Meskipun kebijakan efisiensi anggaran saat ini sedang diterapkan, Taufik berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan anggaran dapat kembali normal dalam waktu dekat.

Baca Juga:  Tim Badminton Indonesia Berhasil Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

“Saya dan Menpora tidak ingin berspekulasi mengenai kepastian anggaran ke depan. Namun, kami akan terus berupaya agar pendanaan sektor olahraga kembali stabil,” katanya.

Dengan adanya jaminan dari Wamenpora, diharapkan pelatnas bulu tangkis tetap berjalan tanpa hambatan, sehingga para atlet dapat terus berlatih dan bersiap menghadapi kompetisi internasional mendatang.

(AKM/NID/RAD)

Trending