Connect with us

Politik

Bagi-Bagi Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Minta Mercedes Sprinter 315 Diubah jadi Mobil Rumah Sakit

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi membagikan mobil dinas untuk efisiensi. Mercedes-Benz diubah menjadi rumah sakit keliling, sementara ia pilih Innova Zenix.

Profile Nida MPN Indonesia

Published

on

Bagi Bagi Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Minta Mercedes Sprinter 315 Diubah Jadi Mobil Rumah Sakit
Bagi-Bagi Mobil Dinas, Dedi Mulyadi Minta Mercedes Sprinter 315 Diubah Jadi Mobil Rumah Sakit. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/Kang Dedi Mulyadi Channel

Jawa Barat, MPN Indonesia 24 Februari 2025 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membuat gebrakan baru dengan membagikan sejumlah mobil dinas kepada beberapa instansi pemerintahan.

Langkah ini diambil untuk efisiensi aset dan penghematan biaya perawatan kendaraan dinas.

Namun, dari berbagai mobil yang dibagikan, Dedi Mulyadi memilih untuk mempertahankan Toyota Innova Zenix sebagai kendaraan dinas pribadinya.

Inventarisasi Mobil Dinas Pemprov Jawa Barat

Setelah dilantik sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan inventarisasi aset mobil dan motor dinas milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Proses ini didokumentasikan dalam unggahan di akun media sosialnya, termasuk di TikTok dan YouTube.

Dalam video tersebut, terlihat deretan kendaraan dinas yang terparkir di halaman Gedung Pakuan, Bandung, yang kini menjadi kantor Gubernur Jawa Barat.

Dalam pemaparan yang diberikan oleh stafnya, diketahui bahwa Pemprov Jawa Barat memiliki berbagai jenis kendaraan dinas, antara lain Toyota Alphard tahun 2020, Hyundai Ioniq 5 2022, Toyota Camry 2016, Toyota Crown 2017, hingga MPV mewah Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI A3.

Selain itu, terdapat pula sejumlah kendaraan patroli seperti Hyundai Ioniq sedan 2020, Toyota Altis 2014, dan Toyota Fortuner 2014.

Tidak hanya mobil, Dedi Mulyadi juga mengabsen aset motor dinas yang terdiri dari Royal Enfield 2020, BMW Motorrad 2020, serta dua motor patroli Honda CB500X dan Yamaha Xmax250.

Ia memutuskan untuk menyumbangkan sebagian besar kendaraan ini kepada dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, guna mendukung operasional pemerintahan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Enam Atlet Hapkido Kota Bogor Sumbang 4 Emas untuk Jawa Barat di Kejuaraan Tingkat Asia Tenggara

Mercedes-Benz Diubah Jadi Rumah Sakit Keliling

Salah satu keputusan menarik dari Dedi Mulyadi adalah terkait mobil dinas Mercedes-Benz Sprinter 315 CDI A3.

Ia meminta agar mobil MPV mewah ini diubah menjadi rumah sakit keliling yang akan digunakan untuk melayani masyarakat.

Menurut Dedi, mobil tersebut akan dilengkapi dengan fasilitas kesehatan seperti pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, hingga deteksi kanker.

“Pak Sekda, oleh Bapak nanti alokasikan ubah jadi mobil rumah sakit. Yang ada pemeriksaan jantung, pemeriksaan ibu hamil, kalau perlu bisa mendeteksi kanker, pemeriksaan darah,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip tim Redaksi MPN Indonesia, melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, pada Minggu (23/2).

Ia menegaskan bahwa mobil rumah sakit ini bukan untuk kepentingan pribadinya, melainkan untuk melayani warga Jawa Barat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Mobil Lain Disumbangkan ke Berbagai Instansi

Selain Mercedes-Benz Sprinter yang akan diubah menjadi rumah sakit keliling, Dedi Mulyadi juga menyumbangkan berbagai mobil dinas lainnya kepada instansi pemerintahan.

Toyota Alphard diberikan kepada Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman.

Sementara itu, Toyota Camry 2016 disumbangkan ke salah satu dinas di Pemprov Jawa Barat atau akan dilelang jika biaya perawatannya terlalu tinggi.

Tidak hanya itu, Dedi juga menyumbangkan mobil listrik Hyundai Ioniq 5 kepada salah satu stafnya dan satu unit sedan listrik Ioniq kepada Bupati Kuningan.

Keputusan ini diambil untuk mengurangi jumlah mobil dinas yang dianggapnya terlalu banyak dan dapat menimbulkan pemborosan biaya perawatan dan pajak kendaraan.

“Jangan terlalu banyak (kendaraan dinas), lieur (pusing). Nanti numpuk biaya pemeliharaan, perawatan, pajak, di kita. Nanti jadi boros,” ungkap Dedi dalam videonya yang dilihat pada (23/2).

Baca Juga:  Dana Kompensasi Sopir Angkot Puncak Dipotong Rp200 Ribu, Dedi Mulyadi: Uang Saya Kembalikan tapi Hukum Tetap Berjalan!

Pilihan Pribadi: Toyota Innova Zenix

Meskipun membagikan sebagian besar kendaraan dinas kepada instansi terkait, Dedi Mulyadi memilih untuk menggunakan Toyota Innova Zenix sebagai mobil dinas pribadinya.

Ia merasa bahwa Innova Zenix sudah cukup memadai untuk mendukung aktivitas hariannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Tadi ada Innova yang saya pakai ya. Ya itu bolehlah, Innova mah boleh,” ujar Dedi.

Ia juga menginstruksikan Sekda untuk mendistribusikan kendaraan dinas lainnya kepada dinas-dinas yang membutuhkan.

“Bapak (Sekda) distribusikan dengan baik, kasih (ke dinas yang membutuhkan). Jangan kebanyakan. Saya sisain aja mobil yang Innova Zenix,” tambahnya.

Alasan Efisiensi dan Penghematan

Keputusan Dedi Mulyadi untuk membagikan sebagian besar kendaraan dinas didasari oleh alasan efisiensi dan penghematan biaya perawatan.

Menurutnya, jumlah kendaraan dinas yang terlalu banyak akan menyebabkan penumpukan biaya pemeliharaan, perawatan, dan pajak yang tidak efektif.

Oleh karena itu, ia memilih untuk menyederhanakan penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

(AKM/NID/RAD)

Trending