Connect with us

Peristiwa

Banjir Terjang Bandar Lampung, Ribuan Rumah Terdampak dan 3 Orang Dikabarkan Tewas

Hujan deras selama tiga hari mengakibatkan banjir di Bandar Lampung, merendam 9.022 rumah dan menelan tiga korban jiwa.

Actress 1299250

Published

on

Banjir Terjang Bandar Lampung, Ribuan Rumah Terdampak Dan 3 Orang Dikabarkan Tewas
Banjir Terjang Bandar Lampung, Ribuan Rumah Terdampak dan 3 Orang Dikabarkan Tewas. Gambar: Dok. Jakartadaily

Lampung, MPN Indonesia 24 Februari 2025 - Banjir melanda Kota Bandar Lampung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (21/2) hingga Minggu (23/2).

Akibat hujan yang berlangsung selama delapan jam, sebanyak 9.022 rumah dan 30.850 jiwa terdampak banjir yang meluas ke 14 kecamatan di kota ini.

Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana alam ini.

Menurut Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung, Wahyu Hidayat, banjir menggenangi jalan, fasilitas umum, rumah warga, dan sekolah.

Selain itu, sejumlah talud jebol dan terjadi longsor di beberapa titik.

“Dampak kejadian mulai dari jalan, fasilitas umum, rumah warga hingga sekolah terendam banjir. Lalu ada juga talud yang jebol dan terjadi longsor,” ujar Wahyu pada Senin (24/2) yang dilansir dari Kompas.com.

Wilayah Terdampak Terparah

Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalpos-PB), Kecamatan Tanjung Senang menjadi wilayah yang paling parah terdampak dengan 1.615 rumah dan 5.903 jiwa terendam banjir.

Diikuti oleh Kecamatan Sukarame yang mencatatkan 1.244 rumah dan 4.862 jiwa terdampak, serta Kecamatan Labuhan Ratu dengan 1.234 rumah dan 4.584 jiwa terendam air.

Selain itu, Kecamatan Rajabasa juga terkena dampak signifikan dengan 1.095 rumah dan 3.704 jiwa terdampak.

Wilayah lainnya yang turut terdampak antara lain Kecamatan Kedaton (949 rumah dan 3.349 jiwa), Way Halim (350 rumah dan 2.628 jiwa), serta Kedamaian (727 rumah dan 2.585 jiwa).

Total wilayah terdampak mencapai 14 kecamatan dengan 9.022 rumah dan 30.850 jiwa terkena banjir.

Korban Jiwa dan Proses Evakuasi

Bencana alam ini tidak hanya mengakibatkan kerugian materiil tetapi juga korban jiwa.

Baca Juga:  Eks DPRD Pasaman Meninggal Dunia Tertimpa Alat Berat saat Antarkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengonfirmasi bahwa tiga warga meninggal dunia akibat kejadian ini.

“Korban meninggal dunia berjumlah tiga orang. Satu korban di Campang Raya bernama Sutiyen hanyut setelah mobilnya terseret arus banjir. Sementara itu, pasangan suami istri Haryadi Prabowo dan Rosmaini di Tanjung Karang Barat tewas tertimpa longsor saat berada di dalam rumah,” ungkap Yuni pada Sabtu (22/2).

Ketiga korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sementara itu, tim SAR gabungan dari Basarnas dan Polda Lampung masih bersiaga di lokasi untuk mengevakuasi warga yang terjebak akibat tingginya genangan air.

Beberapa area banjir memiliki ketinggian air yang cukup parah hingga menutupi rumah warga.

Penyebab dan Peringatan Banjir Susulan

Hujan deras yang terjadi sejak pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB menjadi pemicu utama banjir di Bandar Lampung.

Curah hujan yang tinggi menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga. Akibatnya, ribuan rumah dan puluhan ribu jiwa terdampak.

Petugas mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

Kondisi cuaca yang tidak menentu serta tingginya intensitas hujan meningkatkan risiko banjir kembali terjadi.

Warga diharapkan untuk selalu memantau informasi cuaca dan siaga apabila terjadi peningkatan volume air.

(AKM/NID/RAD)

Trending