Connect with us

Lifestyle

3 Jenis Olahraga Ini Bisa Membuat Anda Tetap Bugar dan Tidak Lemas!

Berolahraga dengan tepat saat bulan Ramadan dapat membantu menjaga tubuh tetap bugar tanpa menyebabkan kelelahan atau dehidrasi.

Logompn

Published

on

3 Jenis Olahraga Ini Bisa Membuat Anda Tetap Bugar Dan Tidak Lemas!
3 Jenis Olahraga Ini Bisa Membuat Anda Tetap Bugar dan Tidak Lemas!. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 Februari 2025 - Memilih olahraga yang tepat selama bulan Ramadan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tanpa membuat Anda merasa lemas atau dehidrasi.

Banyak orang merasa ragu untuk berolahraga saat puasa karena khawatir tubuh menjadi lemah.

Namun, menurut para ahli, olahraga tetap bisa dilakukan dengan aman dan efektif asalkan jenis, intensitas, dan waktunya disesuaikan.

Artikel ini akan membahas tiga jenis olahraga yang bisa dilakukan saat puasa untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

1. Olahraga Kardio Ringan

Olahraga kardio ringan sangat dianjurkan selama puasa karena membantu menjaga kesehatan jantung dan kebugaran tanpa menguras energi.

Menurut Dr. Lilik Herawati dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR), olahraga dengan intensitas rendah hingga sedang adalah pilihan terbaik saat berpuasa.

Beberapa contoh olahraga kardio ringan yang dapat dilakukan meliputi:

  • Jalan cepat: Aktivitas ini dapat dilakukan menjelang waktu berbuka atau setelah berbuka untuk menghindari dehidrasi.
  • Bersepeda santai: Bersepeda dengan kecepatan rendah membantu menjaga kesehatan jantung tanpa menghabiskan terlalu banyak energi.
  • Senam ringan: Pilih gerakan yang tidak terlalu intens agar tubuh tetap bugar tanpa merasa lemas.

Melakukan kardio ringan secara rutin dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan tubuh selama bulan puasa.

2. Latihan Kekuatan dengan Intensitas Rendah

Selain kardio, latihan kekuatan juga penting untuk menjaga massa otot dan kebugaran tubuh.

Menurut saran dari Mayapada Hospital, latihan kekuatan tetap bisa dilakukan saat puasa asalkan intensitasnya lebih rendah dari biasanya.

Latihan ini bertujuan untuk menjaga kekuatan otot tanpa menyebabkan kelelahan yang berlebihan.

Baca Juga:  Raffi Ahmad Ogah Ambil Job Acara Sahur dan Buka Puasa, Alasannya Bikin Haru

Beberapa jenis latihan kekuatan yang aman dilakukan saat puasa meliputi:

  • Push-up dan squat: Gerakan sederhana ini efektif untuk melatih kekuatan otot lengan dan kaki.
  • Latihan dengan beban ringan: Gunakan beban yang lebih ringan dari biasanya untuk menghindari kelelahan.
  • Latihan perut dan punggung: Melakukan sit-up dan plank dapat membantu menjaga postur tubuh dan kekuatan otot inti.

Latihan kekuatan sebaiknya dilakukan setelah berbuka puasa agar tubuh memiliki energi yang cukup untuk pemulihan otot.

3. Latihan Kelenturan untuk Relaksasi

Selama berpuasa, menjaga keseimbangan tubuh sangat penting agar tetap bugar dan tidak mudah lemas.

Latihan kelenturan seperti yoga dan pilates sangat cocok dilakukan saat puasa karena membantu relaksasi tanpa menguras energi.

Menurut RSUP Dr. Sardjito, latihan kelenturan dengan intensitas rendah dapat meningkatkan fleksibilitas dan menjaga keseimbangan tubuh.

Beberapa latihan kelenturan yang disarankan antara lain:

  • Yoga: Gerakan yoga yang fokus pada pernapasan dan peregangan membantu mengurangi stres dan menjaga fleksibilitas tubuh.
  • Pilates: Melatih kekuatan inti dan keseimbangan tanpa membutuhkan energi yang berlebihan.
  • Peregangan ringan: Melakukan stretching sederhana dapat membantu mengurangi kekakuan otot dan meningkatkan sirkulasi darah.

Latihan kelenturan dapat dilakukan kapan saja, tetapi waktu terbaik adalah menjelang berbuka puasa untuk membantu tubuh rileks dan siap menerima asupan makanan.

Waktu Terbaik untuk Berolahraga saat Puasa

Menentukan waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa sangat penting untuk mencegah dehidrasi dan kelelahan.

Berdasarkan saran para ahli, waktu terbaik untuk berolahraga selama bulan Ramadan, yakni:

  • Menjelang berbuka puasa: Berolahraga sekitar 30-60 menit sebelum berbuka membantu tubuh membakar kalori tanpa risiko dehidrasi yang berlebihan karena cairan dapat segera diganti setelah selesai berolahraga.
  • Setelah berbuka puasa: Olahraga ringan seperti jalan santai dapat membantu pencernaan dan menjaga kebugaran tubuh.
  • Setelah salat Tarawih: Melakukan latihan ringan setelah salat malam memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan dan memiliki energi yang cukup untuk berolahraga.
Baca Juga:  Kimberly Ryder Ungkap Sosok Spesial di Ramadan, Selalu Ingatkan Sahur dan Salat

Berolahraga saat puasa di bulan Ramadan tetap bisa dilakukan dengan memilih jenis olahraga yang tepat serta menyesuaikan intensitas dan waktunya.

Olahraga kardio ringan, latihan kekuatan dengan intensitas rendah, dan latihan kelenturan adalah pilihan yang sangat efektif untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh tanpa menyebabkan kelelahan atau dehidrasi.

Dengan memilih waktu yang tepat, seperti menjelang berbuka atau setelah Tarawih, Anda dapat tetap aktif dan sehat selama bulan puasa.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending