Lifestyle
Kapan Malam Nuzulul Quran 2025? Simak Tanggal, Sejarah, Keutamaan, dan Amalan yang Dianjurkan
Malam Nuzulul Quran 2025 jatuh pada 17 Maret. Ketahui sejarah, keutamaan, dan amalan yang dianjurkan di malam turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
MPN Indonesia 11 Maret 2025 - Malam Nuzulul Quran adalah salah satu malam yang paling istimewa bagi umat Islam.
Malam ini menjadi momen turunnya wahyu pertama dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril.
Peristiwa ini menjadi awal dari risalah kenabian yang membawa petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Setiap tahunnya, umat Muslim di berbagai belahan dunia memperingati malam ini dengan penuh kekhusyukan.
Malam Nuzulul Quran menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab suci, tetapi juga pedoman hidup yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh karena itu, malam ini diisi dengan berbagai ibadah seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak doa sebagai bagian dari amalan bulan Ramadan yang dianjurkan.
Lalu, kapan tepatnya Malam Nuzulul Quran diperingati? Bagaimana sejarah turunnya Al-Qur’an, serta amalan apa saja yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam tersebut? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Kapan Malam Nuzulul Quran 2025?
Dikutip MPN Indonesia dari laman NU Online, malam Nuzulul Quran diperingati setiap tanggal 17 Ramadan dalam kalender Hijriah. Untuk tahun 2025, peringatan ini jatuh pada Senin, 17 Maret 2025.
Namun, dalam kalender Islam, hari dimulai sejak matahari terbenam, bukan tengah malam seperti dalam kalender Masehi.
Oleh karena itu, malam Nuzulul Quran 2025 sudah dapat diperingati mulai Minggu, 16 Maret 2025 setelah waktu Maghrib.
Peringatan ini menjadi momen penting untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Banyak umat Islam yang menghabiskan malam ini dengan beribadah dan merenungkan makna dari turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi kehidupan.
Sejarah Turunnya Al-Qur’an
Peristiwa Nuzulul Quran terjadi ketika Nabi Muhammad SAW sedang menyendiri di Gua Hira, sebuah gua yang terletak di Gunung Jabal Nur, dekat Makkah.
Saat itu, Rasulullah berusia 40 tahun dan sering melakukan perenungan serta ibadah di tempat tersebut.
Pada malam 17 Ramadan, Malaikat Jibril datang membawa wahyu pertama dari Allah SWT, yakni Surah Al-Alaq ayat 1-5:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-Alaq: 1-5)
Sejak saat itu, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu secara berangsur-angsur selama 23 tahun hingga Al-Qur’an disempurnakan.
Wahyu ini tidak hanya menjadi tuntunan bagi Rasulullah, tetapi juga bagi seluruh umat Islam dalam menjalani kehidupan.
Dalam prosesnya, Al-Qur’an diturunkan melalui dua tahap:
- Dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah (Langit Dunia) – Peristiwa ini disebut sebagai Lailatul Qadar.
- Dari Baitul Izzah kepada Nabi Muhammad SAW – Inilah yang dikenal sebagai Nuzulul Quran.
Dengan demikian, meskipun Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar sering dikaitkan, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang mendasar.
Keutamaan Malam Nuzulul Quran
Turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa besar yang membawa banyak keberkahan bagi umat Islam. Berikut adalah beberapa keutamaan dari malam Nuzulul Quran:
1. Malam Diturunkannya Petunjuk Hidup
Allah SWT menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٨٥
syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur’ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân, fa man syahida mingkumusy-syahra falyashum-h, wa mang kâna marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, yurîdullâhu bikumul-yusra wa lâ yurîdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn
Artinya : Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur
Al-Qur’an bukan hanya bacaan biasa, tetapi juga sumber ilmu dan pedoman hidup yang menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah.
2. Peringatan Akan Besarnya Rahmat Allah SWT
Dengan turunnya Al-Qur’an, Allah SWT memberikan rahmat bagi manusia. Al-Qur’an berisi ajaran yang membawa ketenangan, kebijaksanaan, dan solusi bagi berbagai masalah kehidupan.
3. Malam yang Penuh Keberkahan
Nuzulul Quran adalah malam yang penuh berkah. Umat Islam yang menghidupkan malam ini dengan ibadah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
4. Momen untuk Mengamalkan Al-Qur’an
Peringatan Nuzulul Quran bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Amalan yang Dianjurkan di Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah. Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan:
1. Membaca dan Mentadabburi Al-Qur’an
Membaca Al-Qur’an di malam Nuzulul Quran sangat dianjurkan. Tidak hanya membaca, umat Islam juga dianjurkan untuk memahami dan merenungkan maknanya agar bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2. Itikaf di Masjid
Melakukan itikaf atau berdiam diri di masjid dengan beribadah adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Itikaf bisa diisi dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, dan memperbanyak doa.
3. Shalat Malam dan Berdoa
Shalat malam seperti tahajud dan witir menjadi ibadah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, ‘Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan. Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, niscaya Aku penuhi. Dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku ampuni.’” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Memperbanyak Zikir dan Muhasabah Diri
Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang tepat untuk merenungkan kehidupan dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah dilakukan.
Kesimpulan
Malam Nuzulul Quran adalah malam yang sangat istimewa bagi umat Islam, di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk hidup.
Peringatan ini menjadi momen bagi setiap Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an.
Dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, shalat malam, dan itikaf, umat Islam bisa mendapatkan keberkahan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Semoga kita semua termasuk dalam golongan yang mendapat syafaat dari Al-Qur’an di hari kiamat nanti. Aamiin. 🤲
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
