Connect with us

Teknologi

QRIS Tap NFC Resmi Meluncur! Ini Daftar 15 Bank & Dompet Digital yang Bisa Digunakan

BI luncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tap berbasis Near Field Communication (NFC), Jumat (14/3).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 15t124732.411
QRIS Tap NFC Resmi Meluncur | Gambar : Bank Indonesia

MPN Indonesia 16 Maret 2025 - Bank Indonesia (BI) secara resmi meluncurkan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Tap berbasis Near Field Communication (NFC) pada Jumat (14/3).

Fitur ini memungkinkan transaksi tanpa perlu memindai kode QR secara manual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pembayaran di sektor transportasi dan layanan umum.

QRIS Tap NFC untuk Berbagai Sektor

QRIS Tap NFC ditujukan untuk penggunaan di berbagai sektor, termasuk transportasi umum, rumah sakit, universitas, dan layanan publik lainnya.

Pada tahap awal, fitur ini telah bekerja sama dengan 15 penyedia jasa pembayaran (PJP) serta empat penyelenggara infrastruktur pembayaran (PIP) yang telah mendapatkan izin dari BI.

Berikut daftar PJP yang telah memiliki izin QRIS Tap NFC:

  • BRI
  • Mandiri
  • BNI
  • BCA
  • Bank DKI
  • Bank Mega
  • Bank Permata
  • Bank Sinarmas
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank National Nobu
  • GoPay
  • ShopeePay
  • DANA
  • Bank BPD Bali
  • Netzme

Sementara itu, berikut empat PIP yang telah mendapat izin BI untuk penggunaan QRIS Tap NFC:

  • Rintis
  • ALTO
  • Jalin
  • Artajasa

QRIS Tap NFC di Transportasi Umum

Saat ini, QRIS Tap NFC dapat digunakan untuk pembayaran di beberapa moda transportasi, seperti MRT Jakarta, Damri, dan Royal Trans.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Dicky Kartikoyono, menjelaskan bahwa fitur ini sudah tersedia di rute MRT Bundaran HI–Lebak Bulus serta beberapa layanan bus Damri dan Royal Trans.

“Per hari ini, ruas yang tadi saya sampaikan di Maret tadi, MRT HI ke Lebak Bulus, terus kalau Damri, itu bisa, kemudian Royal Trans yang hari ini,” ujar Dicky dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (14/3).

Baca Juga:  Apa Itu GeoSpy? AI yang Bisa Lacak Lokasi Foto Tanpa GPS

Dicky juga menambahkan bahwa sistem NFC pada mesin pembaca di lapangan harus disesuaikan agar dapat membaca QRIS Tap.

Namun, pembaruan ini dilakukan secara daring melalui sistem on the air, sehingga tidak diperlukan perubahan manual pada setiap mesin pembaca NFC.

“Reader yang ada itu sekarang 1.081.543, itu kemampuan untuk membaca NFC-nya harus di-adjust supaya bisa membaca NFC-nya QRIS Tap,” jelas Dicky.

“Gak perlu datang ke masing-masing mesin, bisa lewat kanal namanya on the air, di-update sistemnya supaya bisa membaca QRIS Tap,” tambahnya.

MDR 0%

Sebagai bagian dari teknologi dan inovasi global dalam sistem pembayaran, BI juga menerapkan kebijakan pembebasan biaya merchant discount rate (MDR) QRIS sebesar 0% bagi merchant yang termasuk dalam kategori Badan Layanan Umum (BLU) dan Public Service Obligation (PSO).

Sebelumnya, merchant dalam kategori ini dikenakan biaya MDR sebesar 0,4%.

“Kalau yang punya pemerintah semuanya, BLU, PSO, itu nanti tidak ada MDR-nya. Mereka bisa utuh penerimaannya dari sisi cashflow-nya, itu tanpa harus terbebani,” jelas Dicky.

Kebijakan ini berlaku untuk berbagai layanan, termasuk rumah sakit, tempat wisata, pendidikan, pengelolaan dana pendidikan, pos, serta transportasi umum.

 (AKM/NID/RAD)

Trending