Connect with us

Berita

Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Kebon Pala Desak Relokasi ke Rusun Pasar Rumput

Banjir kembali merendam Kebon Pala, Jakarta Timur. Warga mendesak pemerintah segera merealisasikan relokasi ke Rusun Pasar Rumput demi menghindari bencana berulang.

Logompn

Published

on

Banjir tak kunjung usai, warga kebon pala desak relokasi ke rusun pasar rumput
Banjir Tak Kunjung Usai, Warga Kebon Pala Desak Relokasi ke Rusun Pasar Rumput. Gambar: MPN Indonesia/Arie

MPN Indonesia 19 Maret 2025 - Permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 0,5 meter hingga lebih dari 2 meter pada Selasa (18/3).

Kondisi ini menambah deretan bencana alam yang terus melanda wilayah tersebut, terutama akibat luapan Sungai Ciliwung dan tingginya curah hujan.

Sebelumnya, banjir juga terjadi pada Senin (3/3) dan Selasa (4/3), saat warga tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Ratusan rumah terendam, menyebabkan puluhan Kepala Keluarga (KK) mengungsi ke lorong-lorong serta ruang kelas SDN 01 dan SDN 02 Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Terbaru, banjir pada Selasa (18/3) kembali berdampak pada dua RW, yakni RW 04 dan RW 05, yang terdiri dari 50 KK.

Ketua RW 05, Puryadi, menyebut wilayah terdampak meliputi beberapa RT, yaitu RT 6, RT 9, RT 10, dan RT 11 di RW 05, serta RT 12 dan RT 13 di RW 04.

Desakan Relokasi ke Rusun Pasar Rumput

Banjir yang terus berulang membuat warga Kebon Pala mendesak kepastian relokasi ke tempat yang lebih aman, seperti Rumah Susun (Rusun) Pasar Rumput di Manggarai, Jakarta Selatan, yang sebelumnya dijanjikan pemerintah.

Ketua RW 05, Puryadi, mengungkapkan bahwa tawaran relokasi sudah pernah muncul pada masa Pemilu 2024.

Bahkan, Wakil Gubernur Daerah Khusus Jakarta, Rano Karno, sempat meninjau lokasi banjir di Kebon Pala pada Senin (3/3), sebelum kawasan tersebut terdampak banjir besar yang melumpuhkan jalanan Jatinegara pada Selasa (4/3).

Saat kunjungan tersebut, Rano Karno menawarkan opsi relokasi ke Rusun Pasar Rumput bagi warga terdampak banjir.

Baca Juga:  Polda Metro Ungkap Kasus Penipuan Bermodus Asmara

Namun, hingga kini, rencana itu belum terealisasi. Padahal, warga telah menyerahkan dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai bagian dari proses pendataan.

Warga Menunggu Kepastian Pemerintah

Puryadi menegaskan bahwa warga Kebon Pala tidak menolak relokasi. Sebaliknya, mereka mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan pemindahan ke Rusun Pasar Rumput agar tidak lagi terdampak banjir yang berulang.

“Pendataan sih sudah, cuma lagi-lagi eksekusi untuk perpindahan warga Kampung Melayu, khususnya RW 04 dan RW 05, untuk diimutasi atau dipindah ke Rusun Pasar Rumput belum terealisasi,” ujar Puryadi kepada MPN Indonesia pada Selasa (18/3).

Ia juga menambahkan bahwa warga berharap keputusan relokasi berada di tangan pemerintah pusat, bukan hanya pemerintah daerah.

“Jadi, keinginan masyarakat khususnya di RW 05 itu, minta cepat-cepat direlokasi kalau misalnya ada keputusan di tangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah,” jelasnya.

Dengan banjir yang terus melanda, warga Kebon Pala berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan yang telah mereka alami bertahun-tahun.

(AKM/NID/RAD)

Trending