Connect with us

Ekonomi

Tukar Uang Baru di Bank Indonesia Kembali DIbuka, Awas Kehabisan!

Bank Indonesia (BI) membuka layanan penukaran uang baru periode IV menjelang Idulfitri 2025 dengan kuota 254.800.

Logompn

Published

on

Tukar uang baru di bank indonesia kembali dibuka, awas kehabisan!
Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru untuk Idulfitri 2025 dengan kuota 254.800 dan total Rp 180,9 triliun disiapkan. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Maret 2025 - Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru untuk periode IV menjelang Idulfitri 2025. 

Pendaftaran penukaran kali ini dijadwalkan berlangsung dalam dua tahap guna mengantisipasi lonjakan akses ke website Pintar BI. 

Total kuota yang disediakan mencapai 254.800, dengan nilai penukaran yang masih tersedia sebesar Rp 113,8 triliun dari total Rp 180,9 triliun yang telah disiapkan.

Deputi Gubernur BI, Doni Primanto Joewono, menyatakan bahwa pendaftaran periode ini diprediksi menjadi puncak penukaran uang baru, terutama setelah pencairan tunjangan hari raya (THR).

“Insya Allah nanti Pintar BI tetap bisa diakses, karena kemarin memang sempat down akibat traffic yang tinggi,” ujar Doni Primanto kepada wartawan MPN Indonesia dalam konferensi pers di Jakarta (19/3).

Jadwal dan Lokasi Penukaran Uang Baru

Untuk mempermudah masyarakat, BI membagi pendaftaran menjadi dua tahap dengan jadwal sebagai berikut:

  • Tahap pertama: Sabtu (22/3/2025) pukul 09.00–18.00 WIB di 1.505 titik penukaran di Pulau Jawa.
  • Tahap kedua: Minggu (23/3/2025) mulai pukul 09.00 WIB di 1.043 titik penukaran di luar Pulau Jawa.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan akses pendaftaran berjalan lancar tanpa kendala teknis akibat tingginya permintaan.

Cara Melakukan Penukaran Uang Baru di Bank Indonesia

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran uang baru perlu mengikuti prosedur yang telah ditetapkan BI melalui aplikasi Pintar. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Akses website pintar.bi.go.id.
  2. Pilih layanan Penukaran Uang Rupiah melalui Kas Keliling.
  3. Pilih provinsi dan lokasi penukaran terdekat.
  4. Tentukan tanggal dan jam penukaran, lalu klik Pilih.
  5. Isi data pemesanan, seperti nomor KTP, nama lengkap, nomor telepon, dan email.
  6. Tentukan jumlah uang yang ingin ditukar (maksimal Rp 4,3 juta), lalu klik Pesan.
  7. Simpan dan unduh bukti pemesanan, yang wajib dibawa saat penukaran.
  8. Hadir sesuai jadwal dengan membawa KTP asli atau KTP elektronik.
Baca Juga:  Menpan RB Pastikan Gaji ASN Tidak Berubah Meski Pindah Kementerian

BI Dorong Transaksi Digital Selama Ramadan dan Idulfitri

Selain layanan penukaran uang baru, BI juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan transaksi digital selama Ramadan dan Idulfitri.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengajak masyarakat untuk menggunakan layanan perbankan digital seperti mobile banking, internet banking, dan BI Fast untuk transfer dana kolektif, permintaan pembayaran, serta debit langsung.

BI juga memperkenalkan QRIS Tanpa Pindai (QRIS TAP) sebagai inovasi pembayaran di transportasi umum dan fasilitas layanan publik. 

Dengan fitur ini, transaksi dapat dilakukan hanya dengan mendekatkan smartphone ke terminal pembayaran.

Penukaran Uang Baru sebagai Bagian dari Kebijakan Ekonomi BI

Program penukaran uang baru ini merupakan bagian dari kebijakan ekonomi BI untuk memastikan ketersediaan uang tunai dalam jumlah cukup dan kondisi layak edar selama momen penting seperti Idulfitri. 

Dengan langkah ini, BI tidak hanya mendukung kebutuhan uang tunai masyarakat, tetapi juga mengimbau penggunaan transaksi digital sebagai alternatif pembayaran yang cepat dan aman.

(AKM/NID/RAD)

Trending