Connect with us

Lifestyle

Jangan Lewatkan! Ini Cara Maksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan

10 malam terakhir Ramadan penuh keutamaan, termasuk Lailatulqadar. Umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah seperti salat malam, sedekah, iktikaf, dan tilawah Al-Qur’an.

Arthur

Published

on

Jangan lewatkan! ini cara maksimalkan ibadah di 10 malam terakhir ramadan
Cara Maksimalkan Ibadah di 10 Malam Terakhir Ramadan. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 Maret 2025 - Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Setiap hari dalam bulan ini memiliki nilai ibadah yang besar, namun 10 malam terakhir Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri.

Pada periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah demi meraih pahala yang berlipat ganda.

Salah satu keutamaan terbesar dari 10 malam terakhir Ramadan adalah adanya malam Lailatulqadar.

Malam ini disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW juga mencontohkan kesungguhan dalam ibadah pada malam-malam terakhir Ramadan.

Dari Aisyah r.a., diriwayatkan bahwa:

“Rasulullah saw. sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut.” (HR. Muslim)

Kesungguhan dalam ibadah ini didasarkan pada beberapa alasan, di antaranya:

  • 10 malam terakhir merupakan penghujung Ramadan yang penuh berkah.
  • Malam-malam ini sangat dicintai oleh Rasulullah SAW.
  • Adanya kerinduan untuk mendapatkan keutamaan Lailatulqadar.
  • Rasulullah SAW mengingatkan agar tidak terlena dalam kesibukan persiapan Idulfitri dan tetap fokus dalam ibadah.

Untuk memaksimalkan ibadah di 10 malam terakhir Ramadan, berikut beberapa amalan yang dapat dilakukan, berdasarkan versi MPN Indonesia:

Amalan Ibadah yang Dianjurkan

1. Memperbanyak tilawah Al-Qur’an

Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang sangat dianjurkan, terutama di bulan Ramadan. Sebagaimana firman Allah SWT:

“Bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Rasulullah SAW juga sangat memperbanyak tilawah Al-Qur’an di bulan Ramadan, seperti yang diriwayatkan dalam hadis Ibnu Abbas:

Baca Juga:  1 Ramadan Kapan? Berikut Jadwal Sidang Isbat Puasa 2026

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah manusia yang paling dermawan. Beliau sangat dermawan tatkala di bulan Ramadan, yakni tatkala Jibril menemuinya. Dahulu malaikat Jibril menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di setiap malam dari bulan Ramadan dan mengajarkan Al-Qur’an kepada Nabi. Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dermawan dengan kebaikan dibandingkan angin yang berhembus.”

Banyak Muslim yang menargetkan untuk menyelesaikan tilawah Al-Qur’an dalam 30 hari. Pada 10 malam terakhir Ramadan, dianjurkan untuk meningkatkan jumlah bacaan agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

2. Meningkatkan salat malam

Salat malam atau qiyamul lail merupakan salah satu ibadah utama di 10 malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah dan membangunkan keluarganya untuk beribadah.

“Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Salat malam bisa dilakukan dengan salat tahajud atau salat sunah lainnya. Umat Muslim dianjurkan untuk memperpanjang bacaan dan meningkatkan kekhusyukan dalam salat.

3. Melakukan iktikaf

Iktikaf merupakan ibadah dengan cara berdiam diri di masjid untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW rutin melakukan iktikaf di 10 malam terakhir Ramadan, sebagaimana hadis dari Abdullah bin Umar r.a.:

“Rasulullah SAW beriktikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Dalam iktikaf, seseorang dapat melakukan berbagai bentuk ibadah, seperti berdzikir, berdoa, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak salat sunah.

4. Memperbanyak sedekah

Sedekah adalah bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terlebih lagi di bulan Ramadan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

Baca Juga:  Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Perkiraannya Berdasarkan Kalender Hijriah!

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. As-Sajdah: 16)

Sedekah dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti memberikan makanan berbuka puasa, membantu fakir miskin, atau memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Menjaga Konsistensi Ibadah di 10 Malam Terakhir

Selain meningkatkan kualitas ibadah, menjaga konsistensi dalam beribadah sangat penting selama 10 malam terakhir Ramadan. Beberapa hal yang dapat membantu dalam menjaga konsistensi ibadah antara lain:

  • Membuat jadwal ibadah agar tetap teratur.
  • Menjauhi distraksi dan kesibukan duniawi yang dapat mengganggu ibadah.
  • Beribadah bersama keluarga untuk saling mengingatkan dan memperkuat semangat.
  • Memanfaatkan waktu dengan lebih baik, seperti mengurangi waktu tidur atau aktivitas yang kurang bermanfaat.

(ADN/NID/RAD)

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending