Connect with us

Lifestyle

Hati-Hati! Sering Dikira Sakit Sepele, Ini Cara Membedakan Gejala TBC dengan Penyakit Lainnya

Tuberkulosis (TBC) memiliki gejala yang kerap menyerupai penyakit lain, sehingga penting untuk mengenali ciri khasnya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 04 07t150508.703
Cara Membedakan Gejala TBC dengan Penyakit Lainnya | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 7 April 2025 - Tuberkulosis (TBC) memiliki gejala yang kerap menyerupai penyakit lain, sehingga penting untuk mengenali ciri khasnya dan membedakannya secara tepat.

TBC merupakan infeksi akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis dan umumnya menyerang paru-paru, meski bisa menyebar ke organ lain.

Gejala Umum TBC Paru-Paru

Gejala TBC sangat bergantung pada organ yang terinfeksi. Namun umumnya, batuk-batuk yang terjadi dalam waktu lama menjadi ciri khas TBC.

“Gejala utama dari TBC adalah batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, penurunan berat badan yang tidak wajar, dan keringat malam. Namun, gejala ini bisa sangat bervariasi, tergantung pada organ yang terinfeksi,” ujar anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia Mira Yudanti, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Kementerian Kesehatan.

Untuk TBC paru, selain batuk lebih dari dua minggu, gejala yang paling umum meliputi batuk disertai darah, penurunan berat badan dan nafsu makan, demam ringan yang berlangsung lama, dan berkeringat saat malam.

Gejala TBC di Organ Selain Paru-Paru

Selain paru-paru, TBC juga bisa menyerang organ lain. Gejalanya tergantung pada lokasi infeksi.

TBC otak, misalnya, ditandai dengan sakit kepala yang berlangsung lama, kondisi linglung, dan gangguan kesadaran.

Pada TBC mata, gejalanya meliputi mata merah dan pandangan yang menjadi kabur, sedangkan TBC kelenjar biasanya ditandai dengan muncul benjolan tanpa rasa sakit di leher atau ketiak.

Adapun TBC tulang menyebabkan nyeri pada tulang atau sendi, yang kadang disertai dengan pembengkakan.

Perbedaan Gejala TBC dan Penyakit Lain

Gejala TBC paru sering kali disalahartikan sebagai flu atau infeksi saluran pernapasan biasa karena kemiripannya. Namun, ada beberapa perbedaan utama yang perlu diperhatikan.

Baca Juga:  Hobi Makan Kimchi dan Yogurt Setiap Hari? Ini Batas Aman Menurut dr Tirta

Batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu dan tidak membaik meski sudah mengonsumsi obat biasa merupakan salah satu tanda khas TBC.

Selain itu, penderita TBC paru juga bisa mengalami penurunan berat badan secara signifikan tanpa sebab yang jelas, serta berkeringat di malam hari meski tidak melakukan aktivitas fisik.

Seperti disampaikan oleh Mira, gejala-gejala khas ini bisa menjadi indikator awal yang penting untuk membedakan TBC dari penyakit lainnya.

Untuk TBC ekstra paru, gejala kerap dikira infeksi lokal biasa. Oleh karena itu, deteksi dini melalui pemeriksaan medis sangat penting jika gejala terus berlanjut.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending