Lifestyle
Toko Oleh-Oleh Masih jadi Andalan Wisatawan Jawa Tengah selama Libur Lebaran
Saat libur lebaran, toko oleh-oleh di Jawa Tengah diserbu para wisatawan.
Jawa Tengah, MPN Indonesia 10 April 2025 - Libur Lebaran menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk membeli oleh-oleh khas daerah.
Biasanya, masyarakat membeli oleh-oleh untuk diberikan kepada sanak saudara dan tetangga di daerah asalnya.
Salah satu daerah yang ramai disambangi pemudik adalah Jawa Tengah. Daerah tersebut memang tak pernah sepi dikunjungi saat musim mudik lebaran.
Solo dan Wonogiri Diserbu Wisatawan
Salah satu pedagang oleh-oleh di Wonogiri, Jawa Tengah, mengungkap bahwa pengunjung yang datang selama libur lebaran memang ramai, namun tak jauh berbeda dengan hari biasa.
“Pengunjung selama libur Lebaran di toko oleh-oleh khas Wonogiri memang ramai, namun sebenarnya tidak ada perbedaan signifikan dibandingkan dengan hari biasa,” ujar penjual oleh-oleh di Jl. Raya Wonogiri kepada MPN Indonesia, Kamis (10/4).
Senada dengan itu, salah satu pedagang oleh-oleh di Solo menyebutkan bahwa kunjungan dapat meningkat hingga 500% dibandingkan hari biasa.
Peningkatan ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam berburu oleh-oleh khas saat Lebaran.
“Pengunjung selama libur Lebaran meningkat drastis. Mungkin melonjak hingga 500% dari hari biasa,” ujar Manggih, pedagang oleh-oleh di Jl. DR Rajiman , Solo kepada MPN Indonesia.
Produk Oleh-Oleh Favorit
Berbagai produk oleh-oleh tetap menjadi favorit selama masa Lebaran. Di Solo, sejumlah camilan seperti keripik cakar, keripik belut, keripik paru, wingko babat, abon, srundeng, serta berbagai jenis kue basah menjadi pilihan utama.
Produk-produk tersebut terus diburu meskipun ada berbagai penawaran produk baru.
“Produk-produk ini sudah menjadi tradisi dan selalu dicari oleh pengunjung,” jelas Manggih.
Di sisi lain, di Wonogiri, mete dan tempe kripik merupakan oleh-oleh yang paling banyak dicari.
Mete dikenal karena rasa gurih dan kerenyahannya, sementara tempe kripik digemari karena keunikan rasanya yang cocok untuk camilan.
Menurut Manggih, pembeli lebih menyukai produk-produk yang inovatif dan unik.
“Sekarang lebih banyak macam produk yang dicari, karena semakin banyak produk UMKM yang lebih bervariasi. Pengunjung lebih cenderung mencari produk yang lebih inovatif dan unik,” imbuh Manggih.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
