Connect with us

Politik

KemenHAM Pastikan Pendidikan Militer Tak Langgar Hak Asasi Manusia

Pendidikan barak militer di Jabar menuai debat HAM. Natalius Pigai tegaskan integrasi HAM dalam sistem, transparansi jadi kunci utama.

Logompn

Published

on

Kemenkumham pastikan pendidikan militer tak langgar hak asasi manusia
Kemenkumham Pastikan Pendidikan Militer Tak Langgar Hak Asasi Manusia. Gambar : MPN Indonesia/Akmal

MPN Indonesia 7 Mei 2025 - Kebijakan pemerintah terkait pendidikan barak militer di Jawa Barat memunculkan perdebatan publik mengenai penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).

Natalius Pigai, Menteri HAM, menegaskan bahwa meskipun pendekatan militer diterapkan, nilai-nilai HAM tetap menjadi bagian integral dari sistem pendidikan tersebut.

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan yang diterapkan tidak melanggar nilai HAM, dan justru memperkuatnya,” ujar Natalius Pigai kepada wartawan dalam konferensi pers di Gedung KemenHAM, Selasa (6/5).

Barak TNI yang digunakan sebagai sarana pendidikan ini bertujuan membentuk disiplin dan karakter generasi muda.

Namun, pengamat HAM dan masyarakat luas mempertanyakan sejauh mana kebijakan pemerintah tersebut benar-benar menghormati hak asasi manusia.

Menanggapi hal ini, Pigai menegaskan bahwa audit yang dilakukan oleh Kementerian HAM bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sebagai bentuk hukuman.

“Jika ada hal yang kurang, kita akan perbaiki. Kalau ada yang sudah bagus, kita lanjutkan,” tambahnya.

Sementara itu, Dedi Mulyadi, tokoh masyarakat dan anggota legislatif dari Jawa Barat, menyuarakan pentingnya pengawasan ketat dan transparansi.

Ia mendukung upaya pemerintah namun mengingatkan agar penerapan pendidikan barak militer tidak mengabaikan prinsip-prinsip HAM.

“Pendidikan harus mencetak generasi yang tidak hanya disiplin tetapi juga memahami dan menghargai hak asasi manusia,” kata Dedi Mulyadi.

Integrasi HAM dalam Sistem Pendidikan Barak Militer

Natalius Pigai menekankan bahwa nilai-nilai HAM harus diintegrasikan dalam seluruh sistem pendidikan yang diterapkan di barak militer.

Meskipun implementasi penuh membutuhkan waktu dan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah serta pihak terkait, Pigai optimistis proses ini akan berjalan baik.

“Kami akan memberikan masukan yang lebih konkret ke depan, dan jika sistem ini disepakati secara nasional, maka pendidikan HAM bisa menjadi bagian dari kurikulum yang diadakan di barak militer,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kemenperin Tegaskan iPhone 16 Ilegal, Tokopedia dan TikTok Diminta Tindak Tegas Seller

Selain pengawasan di tingkat pendidikan militer, pemerintah juga memulai pendidikan HAM sejak usia dini.

Kementerian HAM telah memproduksi media edukasi seperti film pendek berjudul Si Kecil Amarah, yang bertujuan mengajarkan anak-anak untuk menghormati hak orang lain sejak dini.

“Kami sudah mulai memproduksi media edukasi, seperti film pendek untuk anak-anak,” jelas Pigai.

Pigai juga menegaskan pentingnya transparansi dalam pengawasan sistem pendidikan ini agar tidak terjadi kesalahpahaman atau pelanggaran kebijakan.

“Kami mendukung upaya ini dan mendorong transparansi agar masyarakat dapat memahami bahwa tujuan utama adalah untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya disiplin, tetapi juga menghargai hak asasi manusia,” tutup Pigai.

(AKM/NID/RAD)

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita22 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti31 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi38 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal48 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita5 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending