Connect with us

Berita

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pengusiran di SLBN A Pajajaran

SLBN A Pajajaran Bandung tetap beroperasi di Sentra Wyata Guna. Pemerintah pastikan tak ada pengusiran, pendidikan dan rehabilitasi tetap berjalan.

Logompn

Published

on

Pemerintah tegaskan tidak ada pengusiran di slbn a pajajaran
Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pengusiran di SLBN A Pajajaran. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@kemensosri

MPN Indonesia 19 Mei 2025 - Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada pengusiran terhadap SLBN A Pajajaran di kawasan Sentra Wyata Guna, Kota Bandung.

Hal ini dipastikan usai Kementerian Sosial, Pemprov Jawa Barat, dan pihak sekolah menyepakati bahwa sekolah luar biasa itu tetap beroperasi di lokasi tersebut, meski ada pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di area yang sama.

Kesepakatan ini memastikan bahwa pembangunan SR tidak akan mengganggu aktivitas belajar mengajar maupun layanan rehabilitasi sosial yang sudah berjalan di SLBN A Pajajaran.

Sekolah Tetap Berjalan Berdampingan

Kepala Sekolah SLBN A Pajajaran, Gungun Guntara, menyebutkan bahwa kedua lembaga pendidikan akan beroperasi berdampingan secara harmonis.

“Keputusan dan kesepakatan bersama bahwa SR atau Sekolah Rakyat ini berdampingan dengan SLB Negeri A Pajajaran,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari unggahan Instagram resmi @kemensosri (19/5).

Pemerintah juga menegaskan bahwa jika ada relokasi sementara, hal itu hanya dilakukan untuk keperluan renovasi, bukan pengusiran.

“SLBN Pajajaran itu akan terus menjalankan proses pembelajaran seperti sediakala. Dan memang kalau pun ada relokasi, itu semata hanya karena ada proses renovasi,” jelas Plt. Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Jonna A. Damanik, dalam pernyataan tertulisnya pada Minggu (18/5).

Komitmen untuk Pendidikan Inklusif

Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan jenjang pendidikan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Kementerian Sosial menegaskan bahwa aktivitas SLBN A Pajajaran akan tetap mendapat dukungan penuh dari negara.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga memastikan SLBN A Pajajaran tetap memiliki tempat di Sentra Wyata Guna meski pembangunan SR dilanjutkan.

“SLB itu ada alokasi anggaran dari Kementerian PU, kemudian dibangun Sekolah Rakyat. Setelah pembangunan itu nanti teman-teman SLB sekolah tetap di situ, bersama-sama,” tegasnya.

Baca Juga:  Pramono Rencanakan Jam Operasional Perpustakaan dan Museum hingga Malam Hari

Sentra Wyata Guna Jadi Ruang Inklusif

Kementerian Sosial menyatakan bahwa Sentra Wyata Guna akan difungsikan sebagai ruang inklusif, tempat bertemunya pendidikan dan rehabilitasi sosial.

Langkah ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah untuk menjamin hak pendidikan yang adil dan bermartabat bagi seluruh anak bangsa, termasuk anak-anak dengan kebutuhan khusus seperti yang bersekolah di SLBN A Pajajaran.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending