Connect with us

Internasional

Dubes Palestina Nangis di PBB, Bahas Kepedihan Anak-Anak Gaza karena Ulah Israel

Sidang Dewan Keamanan PBB jadi saksi momen haru saat Duta Besar Palestina menangis membahas kekejaman Israel.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 30t141934.729
Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour saat bicara di hadapan Dewan Keamanan PBB, Rabu (28/5) | Gambar: NBC New York

MPN Indonesia 30 Mei 2025 - Sidang Dewan Keamanan PBB menjadi saksi momen haru saat Duta Besar Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, tak mampu membendung air matanya, Rabu (28/5).

Ia menyampaikan penderitaan luar biasa yang dialami ribuan anak-anak Palestina akibat kekejaman Israel di Gaza.

Ribuan Anak Tewas

Berdasarkan data yang disampaikan Mansour, akibat pelanggaran gencatan senjata oleh Israel pada Maret 2025, lebih dari 1.300 anak Palestina dilaporkan tewas dan sekitar 4.000 lainnya terluka.

Situasi ini diperburuk oleh blokade yang menyebabkan krisis kelaparan akut di Gaza. Mansour menyebut apa yang terjadi sebagai pembantaian terhadap anak-anak tak berdosa.

“Sejak Israel melanggar gencatan senjata pada Maret, lebih dari 1.300 anak terbunuh dan sekitar empat ribu terluka. Mereka adalah anak-anak. Ini adalah pembantaian barbar. Anak-anak!” ucap Mansour, dilihat MPN Indonesia dari video yang diunggah NBC New York.

Ungkap Pilu Para Ibu Ditinggal Anak

Dalam pidatonya, ia mengungkap betapa memilukannya melihat para ibu mendekap jasad anak-anak mereka yang telah tiada.

Tangisnya pecah saat menyampaikan bahwa tragedi kemanusiaan ini berlangsung di tengah dunia yang menyaksikan namun tak bertindak.

“Ini tak tertahankan, mengerikan,” kata Mansour sembari terisak.

Pidato Mansour muncul sebagai seruan agar dunia internasional tidak menutup mata terhadap penderitaan rakyat Palestina, terutama anak-anak yang menjadi korban utama konflik.

(ADN/NID/RAD)

Baca Juga:  Langgar Gencatan Senjata, Israel Serang Lebanon hingga Tewaskan Ratusan Orang

Trending