Connect with us

Berita

HUT Bhayangkara ke-79, Polri Gelar Simulasi Pengamanan Skala Besar di TMII

Menjelang HUT Bhayangkara ke-79, Polri menggelar simulasi pengamanan skala besar di TMII dan menyiapkan 5.800 personel untuk pengamanan di Monas.

Logompn

Published

on

Hut bhayangkara ke 79, polri gelar simulasi pengamanan skala besar di tmii
Persiapan HUT Bhayangkara ke-79. Gambar: MPN Indonesia/BDR

MPN Indonesia 27 Juni 2025 - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan simulasi pengamanan skala besar melalui kegiatan Tactical Floor Game (TFG) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Jumat (27/6).

Simulasi ini digelar sebagai persiapan pengamanan menjelang acara puncak yang akan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari ini, Selasa (1/7).

Kegiatan simulasi pengamanan tersebut melibatkan gabungan personel dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur pendukung lainnya.

Tactical Floor Game menjadi salah satu strategi penting untuk menyamakan persepsi dan kesiapan teknis seluruh petugas dalam mengatur pengamanan lalu lintas, titik parkir, dan skema evakuasi tamu undangan yang hadir pada peringatan HUT Bhayangkara ke-79.

Dalam simulasi, disiapkan miniatur kendaraan dan replika jalur yang digunakan untuk menggambarkan berbagai skenario lapangan.

Pengaturan pergerakan iring-iringan VVIP, titik-titik pengamanan, serta alur keluar-masuk peserta dibahas secara detail.

“Cukup banyak ya. Hampir 5.800 personel akan ditugaskan. Ada yang berjaga di lokasi utama, jalan protokol, tol, hingga kantong parkir. Semua titik menjadi fokus pengamanan kami,” ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho kepada awak media, Jumat (27/6).

Detail Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyebutkan bahwa pengamanan acara HUT Bhayangkara akan melibatkan 5.800 personel gabungan.

Personel ini akan disebar di berbagai titik strategis, termasuk lokasi utama acara di Monas, jalan protokol, ruas tol, serta area kantong parkir yang telah disiapkan.

Untuk mendukung koordinasi di lapangan, posko gabungan juga akan diaktifkan.

Posko ini akan memantau arus lalu lintas, pergerakan tamu VVIP, dan jalannya seluruh rangkaian acara.

Baca Juga:  Viral! Polri dan Prajurit TNI Gugur saat Selamatkan Pelajar yang Tenggelam di Maluku

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas dan sekitarnya pada hari pelaksanaan HUT Bhayangkara ke-79.

“Kami mengimbau masyarakat untuk hindari ruas-ruas yang berpotensi padat, seperti Sudirman–Thamrin, Tomang–Harmoni, Juanda–Veteran, Gunung Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih. Gunakan jalur alternatif atau transportasi publik,” ujar Komarudin.

Komarudin juga menyarankan masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi kemacetan dan mengingatkan agar tidak membunyikan klakson berlebihan.

“Petugas kami juga manusia, ada kalanya lelah atau emosi. Maka kami imbau pengendara tidak membunyikan klakson berlebihan seperti ‘tetetotet’. Itu tidak menyelesaikan masalah,” sambungnya.

Pengaturan Parkir dan Sistem Kepulangan

Dalam rangka mengantisipasi parkir liar, Polri dan Polda Metro Jaya telah menyiapkan kantong parkir resmi di sejumlah lokasi seperti Gelora Bung Karno (GBK), Smesco, Inggom, Kemayoran, dan beberapa gedung pemerintahan di sekitar Monas.

Kombes Pol Komarudin menegaskan bahwa petugas akan berjaga di seluruh kantong parkir dan memperingatkan masyarakat untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menarik uang parkir secara ilegal.

“Kami pastikan areal sekitar Monas bebas dari parkir liar. Petugas resmi akan berjaga di kantong parkir. Jangan percaya pada oknum yang menarik uang parkir ilegal,” ujarnya.

Selain itu, Polri juga telah menyiapkan sistem kepulangan bertahap untuk peserta dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten.

Pengelompokan titik penjemputan telah diatur agar kepulangan para peserta tidak menimbulkan kemacetan atau penumpukan kendaraan di lokasi acara.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama acara, Mabes Polri telah mengeluarkan surat imbauan kepada lembaga negara dan perkantoran di sekitar Monas untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) pada 1 Juli.

Keputusan ini diambil untuk mengurangi beban lalu lintas di pusat kota Jakarta.

Baca Juga:  Rieke Diah Pitaloka Ungkap 39 Pejabat Kemenkeu Rangkap Jabatan sebagai Komisaris BUMN

Kombes Pol Komarudin menekankan bahwa rekayasa lalu lintas dan pengamanan telah dirancang secara menyeluruh agar pelaksanaan HUT Bhayangkara berjalan dengan tertib.

Seluruh rangkaian pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini dilakukan untuk memastikan acara HUT Bhayangkara ke-79 dapat berlangsung dengan aman dan lancar, dengan dukungan penuh dari berbagai lembaga negara dan sinergi lintas instansi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending