Connect with us

Berita

Kabupaten Bogor Dilanda 38 Kejadian Bencana akibat Cuaca Ekstrem

Tanah longsor dan banjir melanda wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/7) setelah hujan deras mengguyur sejak sore hingga malam.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (17)
Longsor di Kabupaten Bogor | Gambar: MPN Indonesia/Dimas

Jawa Barat, MPN Indonesia 7 Juli 2025 - Tanah longsor dan banjir melanda wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/7) setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut sejak sore hingga malam.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, bencana alam ini terjadi di 18 kecamatan dengan total 38 kejadian yang dilaporkan, mayoritas berupa tanah longsor dan banjir.

Kepala Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menyampaikan bahwa bencana ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Dua korban berasal dari Kecamatan Cisarua dan satu dari Kecamatan Megamendung.

26 Kejadian Tanah Longsor

BPBD Kabupaten Bogor mencatat 26 kejadian tanah longsor, lima banjir, empat angin kencang, satu pergerakan tanah, serta satu kasus orang hilang.

“Kami mencatat 26 kejadian tanah longsor, lima banjir, empat angin kencang, satu pergerakan tanah, serta satu kasus orang hilang,” ujar Andi Sumardi kepada MPN Indonesia pada Minggu (6/7).

Tanah longsor paling banyak terjadi di Kecamatan Megamendung dengan lima titik longsor yang tersebar di Desa Cipayung Girang, Sukakarya, Sirnagalih, Sukamahi, Megamendung, dan Sukamaju.

Selain itu, tanah longsor juga terjadi di Cisarua, Dramaga, Tamansari, dan beberapa kecamatan lainnya.

Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 101 kepala keluarga atau sekitar 428 jiwa.

Dari jumlah tersebut, 16 KK (56 jiwa) berada dalam kondisi terancam dan lima KK (24 jiwa) terpaksa mengungsi. 

Bencana Lainnya di Bogor

Sementara itu, banjir dilaporkan terjadi di Leuwisadeng, Sirnagalih, Pasireurih, Tenjolaya, dan Ciomas, dengan genangan air merendam puluhan rumah. 

Selain itu, angin kencang mengakibatkan kerusakan di Tamansari, Caringin, dan Cigombong, dan pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Sukakarya, Megamendung.

Baca Juga:  Sambut HUT RI, Kota Bogor Gelar Kirab Merah Putih Sepanjang 500 Meter yang Diikuti Ribuan Peserta

Di luar bencana alam, satu insiden orang hilang juga dilaporkan. Enam orang sempat tersesat di perbukitan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, namun telah ditemukan dalam kondisi selamat. 

Sementara itu, satu orang lainnya masih dalam pencarian setelah diduga tertimbun longsor atau hanyut di Sungai Ciesek saat sedang memancing.

“Korban sebenarnya sudah diingatkan agar waspada karena debit air sungai meningkat, namun tetap memancing. Diduga dia tertimbun longsor atau terbawa arus sungai,” jelas Andi.

BPBD juga mencatat kerusakan berupa 9 rumah rusak ringan, 8 rumah rusak sedang, dan 5 rusak berat serta 15 bangunan dalam kondisi terancam dan 57 lainnya terdampak langsung.

(DIM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending