Connect with us

Berita

Pramono Sebut Berhasil Hapus Jakarta dari Urutan Teratas Kota Termacet di Indonesia

Pramono Anung pamer keberhasilannya dalam menghapus Jakarta dari urutan teratas kota termacet se-Indonesia.

Logompn

Published

on

Pramono sebut berhasil hapus jakarta dari urutan teratas kota termacet di indonesia
Gubernur Jakarta, Pramono Anung dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi, Kamis (10/7) | Gambar: Tangkapan Layar YouTube/Pemprov DKI Jakarta

MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Jakarta tidak lagi menempati posisi teratas sebagai kota termacet di Indonesia.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi yang digelar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Ancol, Jakarta Utara, pada Kamis (10/7).

Pramono menyebut perbaikan kondisi lalu lintas ini berdasarkan hasil survei TomTom Traffic Index 2024 yang dirilis oleh perusahaan navigasi asal Belanda, TomTom.

Dalam forum tersebut, Pramono di depan empat gubernur yang telah hadir menjelaskan bahwa Jakarta kini berada di posisi kelima kota termacet secara nasional.

“Jakarta yang biasanya ranking 1 di Indonesia dan selalu (jadi) kota termacet 10 besar di dunia. Sekarang nomor satunya Bandung. Mumpung Pak Gubernur Jawa Barat belum ada. Nomor duanya Medan, nomor 3 Palembang, nomor 4 Surabaya, Jakarta nomor 5 dan di dunia sekarang Jakarta nomornya adalah 90,” tutur Pramono, dikutip MPN Indonesia melalui siaran langsung YouTube Pemprov DKI Jakarta, Jumat (11/7).

Ia juga sempat melempar gurauan terkait survei yang dilakukan pada hari Rabu di mana Pramono mengatur kebijakan seluruh ASN untuk menggunakan transportasi umum.

“Maka saya mikirnya gini, jangan-jangan ini surveinya pas hari Rabu. Kan hari Rabu saya paksa semua ASN harus naik kendaraan umum,” katanya sambil tertawa.

Kebijakan Transportasi Publik di Bawah Pimpinan Pramono

Gubernur Pramono juga mengklaim bahwa sejumlah kebijakan transportasi publik yang diterapkannya turut memperbaiki kondisi kemacetan di Jakarta.

Ia mengungkapkan transformasi sistem transportasi dari Transjakarta menjadi Transjabodetabek, serta pembukaan enam rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah sekitar sebagai langkah strategis.

Baca Juga:  Geser Tokyo! Jakarta jadi Kota Terpadat di Dunia, Dihuni 42 Juta Jiwa

“Saya mengubah dari Transjakarta menjadi Transjabodetabek. Kami sudah buka rute baru. Dan orang membayar pagi hari sebelum jam 7 hanya Rp2.000, setelah jam 7 Rp3.500,” kata Pramono dalam sambutannya.

Adapun rute baru Transjabodetabek yang telah diresmikan meliputi:

  • Alam Sutera – Blok M
  • PIK2 – Blok M
  • Bogor – Blok M
  • Sawangan – Lebak Bulus
  • Vida Bekasi – Cawang
  • Bekasi – Dukuh Atas

Kebijakan ini, menurut Pramono, dirancang untuk mengubah kebiasaan warga agar lebih memilih transportasi umum.

Pramono juga menyatakan bahwa implementasi kebijakan transportasi publik untuk ASN sejak dirinya menjabat telah memberikan kontribusi terhadap penurunan tingkat kemacetan di Jakarta.

“Artinya apa? ASN-nya naik, keluarganya juga ikut naik. Sehingga kalau setiap hari Rabu kalau ke Jakarta pasti kemacetannya berkurang banyak,” katanya.

Data TomTom Traffic Index

Berdasarkan data TomTom, berikut daftar kota termacet di Indonesia pada 2025 berdasarkan rata-rata waktu tempuh per 10 kilometer:

  • Bandung: 32 menit 37 detik
  • Medan: 32 menit 3 detik
  • Palembang: 27 menit 55 detik
  • Surabaya: 26 menit 59 detik
  • Jakarta: 25 menit 31 detik

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending