Connect with us

Lifestyle

Bagaimana Cara Membantu Orang agar Berhenti Kecanduan Judi Online?

Berikut tips dari Psikolog yang bisa kamu lakukan untuk membantu orang yang kecanduan judi online.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (82)
Bagaimana Cara Membantu Orang Lain agar Berhenti Kecanduan Judi Online? | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Kecanduan judi online (judol) bukan sekadar persoalan kebiasaan buruk. Di balik layar ponsel atau laptop yang terus dibuka untuk bermain judol, ada pergulatan emosional, tekanan hidup, dan gangguan psikologis yang tidak terlihat.

Ketika orang-orang terdekat kita mulai terjerat di dalamnya, wajar jika muncul pertanyaan: apa yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka keluar?

Direktur Minauli Consulting, Irna Minauli menjelaskan bahwa seseorang bisa terjebak dalam praktik judi online bukan hanya karena keinginan untuk menang besar, tetapi karena mereka sedang berada dalam kondisi psikologis yang rapuh.

Ia menyebut lima kondisi yang menjadi pemicu umum, yaitu BLAST: Bored or Burn-out (kebosanan), Loneliness (kesepian), Anger (kemarahan), Stress, dan Tired (kelelahan).

“Kelima kondisi ini sering muncul pada masyarakat kelas menengah ke bawah yang menghadapi tekanan ekonomi berat,” jelas Irna kepada MPN Indonesia pada Kamis (10/7).

Dalam pengalamannya menangani kasus-kasus pecandu judol, Irna mendapati bahwa banyak dari mereka memulai karena rasa penasaran, lalu terjebak ketika mengalami kekalahan besar.

Harapan akan keberuntungan berikutnya membuat mereka terus kembali bermain.

Judi Online Bukan Sekadar Hiburan

Bagi sebagian orang, judi online mungkin terlihat sebagai aktivitas iseng atau sekadar hiburan.

Namun bagi yang sudah terjebak, ini adalah gangguan serius yang dikenal sebagai impulse control disorder alias gangguan dalam mengendalikan dorongan.

Para pecandu kehilangan kemampuan untuk mengatakan “cukup”. Bahkan saat mereka mencoba berhenti, gejala fisik dan psikologis seperti gelisah, sakit, atau panik sering muncul.

Baca Juga:  Kenapa Umrah Pakai Uang Haram Dianggap Sah? Simak Penjelasannya

“Mereka seolah tidak mampu menahan diri untuk tidak bermain judi online,” kata Irna.

Akibatnya, tak sedikit dari mereka yang akhirnya kehilangan pekerjaan, mengalami keretakan dalam hubungan keluarga, terlilit utang, bahkan terjerumus ke tindak kriminal demi mendapatkan uang.

Cara yang Bisa Dilakukan untuk Membantu si Pecandu Judol

Lalu, bagaimana kita bisa membantu orang yang kecanduan judol?

Menurut Irna, langkah pertama adalah memahami bahwa pecandu judi online butuh dukungan emosional dan sosial, bukan sekadar larangan.

Keluarga dan teman dekat bisa mulai dengan menemani, mendengarkan, dan tidak menghakimi.

Membangun kembali hubungan yang hangat sangat penting agar mereka merasa tidak sendirian.

“Mereka juga perlu ditemani sehingga memiliki waktu bersama keluarga dan teman yang mendukungnya,” jelas Irna.

Selain itu, meningkatkan harga diri juga menjadi langkah penting. Banyak pecandu merasa putus asa karena tidak punya pekerjaan atau merasa gagal secara sosial.

Oleh sebab itu, mendorong mereka untuk mencoba pekerjaan baru, atau membantu secara langsung seperti mencarikan pekerjaan dan memenuhi kebutuhan dasar, bisa sangat berarti.

Pemblokiran Situs dan Rekening, Apakah Efektif?

Upaya pemblokiran rekening, kata Irna, memang bisa menjadi salah satu solusi untuk membatasi akses pecandu terhadap transaksi judi online.

Namun Irna menekankan bahwa yang lebih penting adalah pemblokiran situs judi online itu sendiri, serta penanganan komprehensif yang melibatkan pemerintah, keluarga, dan individu.

“Mereka yang sudah kecanduan, tentu akan berusaha dengan berbagai cara agar dapat terus bermain judi online,” jelas Irna.

“Oleh karenanya, perlu penanganan yang komprehensif dari pemerintah, keluarga, selain dari individu itu sendiri,” imbuhnya.

Menurut Irna, judol memiliki korelasi dengan angka pengangguran. Pasalnya, orang yang tak punya pekerjaan akan lebih khawatir dengan kondisi ekonominya.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Usut Dugaan Promosi Judi Online oleh Denny Cagur

Oleh sebab itu, pemerintah harus lebih peka terhadap persoalan ini dengan menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan yang memadai.

Cegah sebelum Lebih Buruk

Mencegah kecanduan judol sejak dini tentu lebih baik daripada harus menghadapi kerusakannya di kemudian hari.

Tapi, mencegah munculnya BLAST dalam kehidupan nyatanya tak semudah itu. Rasa bosan, stres, atau marah adalah bagian dari hidup. Maka yang paling realistis adalah melatih kemampuan pengendalian diri.

Mereka yang mampu mengalihkan stres ke aktivitas yang sehat, akan lebih tahan terhadap godaan judi online.

Di sinilah lingkungan sekitar punya peran penting: menyediakan ruang aman untuk berbicara, memberi rasa percaya diri, dan membantu menemukan jalan keluar.

(ADN/NID/RAD)

Trending