Connect with us

Internasional

Makin Brutal! Israel Serang Anak-Anak Gaza yang Lagi Antre Obat

Setidaknya 15 warga Palestina tewas akibat serangan Israel yang menyasar sekelompok warga sipil di depan sebuah klinik kesehatan di Gaza.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (87)
Makin Brutal! Israel Serang Anak-Anak Gaza yang Lagi Antre Obat | Gambar: BBC

MPN Indonesia 11 Juli 2025 - Setidaknya 15 warga Palestina, termasuk delapan anak-anak dan dua perempuan, tewas akibat serangan Israel yang menyasar sekelompok warga sipil di depan sebuah klinik kesehatan di Gaza tengah pada Kamis pagi (10/7).

Serangan terjadi saat mereka tengah mengantre untuk mendapatkan suplemen nutrisi di Klinik Altayara milik Project Hope di Deir al-Balah, menurut keterangan dari Rumah Sakit al-Aqsa Martyrs.

Dalam serangan tersebut, tubuh para korban, termasuk anak-anak, terlihat tergeletak di jalan, beberapa mengalami luka parah, dan lainnya tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Tiba-tiba, kami mendengar suara drone mendekat, lalu ledakan terjadi. Tanah bergetar di bawah kaki kami, dan semuanya berubah menjadi darah dan jeritan memekakkan telinga,” kata saksi mata Yousef al-Aydi kepada kantor berita AFP.

Pelanggaran terhadap Hukum Kemanusiaan

Organisasi Project Hope menyatakan bahwa para pasien telah berkumpul di luar klinik untuk mengakses perawatan bagi malnutrisi, infeksi, dan penyakit kronis ketika serangan terjadi.

Presiden dan CEO Project Hope, Rabih Torbay, mengatakan klinik mereka adalah “tempat perlindungan di Gaza, tempat orang tua membawa anak-anak kecil, perempuan mendapat layanan kehamilan dan pascamelahirkan, serta tempat orang-orang mendapat perawatan malnutrisi dan lainnya”.

“Namun pagi ini, keluarga-keluarga tak berdosa diserang dengan kejam saat mereka mengantre menunggu pintu dibuka,” imbuhnya, dikutip MPN Indonesia dari BBC.

Ia menambahkan bahwa insiden ini merupakan “pelanggaran terang-terangan terhadap hukum kemanusiaan internasional”.

Serangan Lain Israel di Gaza

Selain insiden di Deir al-Balah, lima warga Palestina lainnya dilaporkan tewas akibat serangan drone Israel di kawasan pesisir al-Mawasi, Gaza selatan.

Baca Juga:  Pesawat Komersial Ini Santai Lewati Langit Iran di Tengah Gempuran Israel, Netizen: Pilotnya Belum Baca Grup

Menurut Badan Pertahanan Sipil yang dikelola Hamas, serangan ini mengenai tenda-tenda warga.

Badan itu mengunggah video yang memperlihatkan petugas tengah mengevakuasi tiga jenazah anak-anak yang tertimbun pasir dan puing-puing bangunan.

Secara keseluruhan, 66 orang dilaporkan tewas pada hari yang sama akibat berbagai serangan Israel, di tengah berlangsungnya pembicaraan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Meski pihak mediator menyatakan optimisme, kesepakatan damai masih belum tercapai.

Pernyataan Militer Israel

Pernyataan resmi militer Israel (IDF) menyebutkan bahwa target serangan di Deir al-Balah adalah seorang anggota pasukan elit Nukhba dari sayap militer Hamas.

“IDF mengetahui laporan mengenai sejumlah warga sipil yang terluka di area tersebut. Insiden ini sedang ditinjau,” demikian pernyataan IDF.

Mereka juga menyatakan penyesalan atas korban dari kalangan masyarakat sipil.

Sementara itu, UNICEF melalui Direktur Eksekutif Catherine Russell mengutuk serangan tersebut dengan mengatakan “pembunuhan keluarga yang sedang berusaha mendapatkan bantuan penyelamat jiwa adalah sesuatu yang tak dapat dibenarkan”.

Lebih dari 57 Ribu Warga Gaza Tewas

Situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 57.762 orang telah tewas sejak Oktober 2023.

Infrastruktur di wilayah tersebut mengalami kerusakan parah, dengan lebih dari 90% rumah rusak atau hancur, dan sistem layanan dasar seperti kesehatan, air, sanitasi, dan logistik lumpuh.

Penduduk yang mengungsi berulang kali menghadapi kelangkaan bahan makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan tempat tinggal.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending