Connect with us

Teknologi

1,8 Miliar Pengguna Gmail Terancam Serangan Siber Lewat Gemini AI

Peneliti keamanan siber, menemukan bahwa Gemini dapat dimanipulasi untuk menampilkan peringatan keamanan palsu lewat Gmail.

Logompn

Published

on

1,8 miliar pengguna gmail terancam serangan siber lewat gemini ai
1,8 Miliar Pengguna Gmail Terancam Serangan Siber Lewat Gemini AI | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Juli 2025 - Sebanyak 1,8 miliar pengguna Gmail di seluruh dunia terancam menjadi korban kejahatan siber akibat penyalahgunaan fitur kecerdasan buatan (AI) Gemini dari Google.

Ancaman ini muncul ketika pelaku kejahatan digital menyisipkan perintah tersembunyi dalam email yang dapat dibaca oleh Gemini, tetapi tidak terlihat oleh pengguna.

Jika pengguna mengklik tombol ‘summarize this email‘ atau ‘ringkas pesan ini’, Gemini akan menanggapi instruksi tersembunyi alih-alih isi pesan yang tampak di layar.

Melansir laman Giz China, cara kerja serangan ini melibatkan penggunaan teks berwarna putih di atas latar putih dengan ukuran font nol, sehingga instruksi tersembunyi tidak terdeteksi oleh mata manusia namun tetap dikenali oleh sistem AI seperti Gemini.

Teknik ini disebut sebagai trick injection dan memungkinkan pelaku untuk menipu Gemini agar menanggapi pesan tersembunyi tersebut dengan peringatan atau instruksi yang menyesatkan.

Modus dan Dampak Integrasi Gemini AI di Gmail

Peneliti keamanan siber, termasuk tim keamanan 0Din dari Mozilla, menemukan bahwa Gemini dapat dimanipulasi untuk menampilkan peringatan keamanan palsu.

“Gemini telah dimanipulasi untuk menampilkan pesan peringatan palsu,” sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari Giz China, Senin (21/7).

Peringatan tersebut menyatakan bahwa akun Gmail pengguna telah diretas, dan menyertakan nomor telepon layanan dukungan Google yang ternyata palsu.

Dalam email tersebut, pengguna diarahkan untuk menghubungi layanan dukungan yang disebut-sebut milik Google. Namun nomor yang tercantum adalah milik penipu, bukan milik resmi Google.

Pengguna yang menghubungi nomor tersebut kemudian dibujuk untuk memberikan informasi pribadi yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut oleh pelaku kejahatan siber.

Baca Juga:  Trump Kumpul bareng Para Bos Perusahaan Teknologi AS: Elon Musk Absen, Pesaingnya Hadir

Para ahli keamanan menyebut bahwa sebagian besar pengguna belum menyadari ancaman ini. Hingga kini, belum ada langkah resmi dari Google untuk menutup celah keamanan tersebut. Selama celah tersebut masih terbuka, serangan serupa berisiko terus terjadi.

Serangan ini menjadi semakin berbahaya karena Gemini merupakan fitur bawaan yang telah terintegrasi di berbagai layanan Google, termasuk Gmail, Google Docs, Kalender, dan aplikasi pihak ketiga.

Dengan jangkauan yang luas tersebut, potensi penyebaran kejahatan siber melalui teknik serupa pun meningkat secara signifikan.

Tips Agar Terhindar dari Modus Serangan Siber Gemini AI

Meski belum ada pembaruan sistem yang dirilis Google untuk mengatasi kerentanan ini, beberapa ahli merekomendasikan tips agar terhindar dari celah kejahatan ini. Di antaranya ialah:

  1. Pengguna disarankan untuk berhati-hati terhadap ringkasan email yang tampak mencurigakan. Perlu diingat bahwa Google tidak menggunakan Gemini untuk peringatan peretasan.
  2. Disarankan pula untuk menghapus ringkasan yang tampak tidak biasa dan tidak langsung mempercayai peringatan atau instruksi yang muncul dari Gemini.
  3. Pihak peneliti menyarankan agar pengguna selalu memverifikasi setiap peringatan atau notifikasi keamanan melalui media resmi milik Google, bukan dari teks hasil ringkasan yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan.
  4. Program email bisa diatur untuk melarang atau menandai konten tersembunyi seperti font berukuran nol dan teks putih di atas latar belakang putih.
  5. Siapkan filter untuk deteksi pola yang tidak biasa seperti banyaknya pesan mendesak, URL aneh, atau nomor telepon yang mencurigakan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending