Berita
Dua Kampung di Pandeglang Dilanda Kekeringan, 80 KK Terdampak
Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Pandeglang terdampak kekeringan yang melanda dua kampung di Desa Kadubadak.
Banten, MPN Indonesia 29 Juli 2025 - Sebanyak 80 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Pandeglang, Banten, terdampak kekeringan yang melanda dua kampung di Desa Kadubadak, Kecamatan Angsana.
Bencana ini terjadi akibat musim kemarau yang menyebabkan sumber air dari sumur bor dan air permukaan mengering karena tidak turun hujan selama satu bulan.
Dua kampung yang terdampak kekeringan tersebut adalah Kampung Cijolang dan Kampung Lemahsari.
“Air sumur sekarang keluarnya sedikit, biasanya penuh terus. Ini mungkin karena udah lama nggak hujan,” ujar salah seorang warga, Wahyudin, kepada wartawan, Senin (28/7).
Penetapan Status Siaga Kekeringan
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan menyatakan pihaknya sedang memproses penetapan status siaga kekeringan.
“Kami dari BPBD sudah mulai mengantisipasi. Apalagi sudah ada satu desa yang mengalami kekeringan,” ujarnya.
Menurut Riza, berdasarkan peta risiko bencana kekeringan BPBDPK, hampir setengah dari total 35 kecamatan di Pandeglang tergolong dalam zona rawan kekeringan.
Pada 2024, terdapat 20 kecamatan yang terdampak kekeringan, dan wilayah yang sama masuk dalam daftar zona rawan tahun ini.
Adapun kecamatan-kecamatan yang masuk zona rawan kekeringan tersebut adalah:
- Picung
- Sindangresmi
- Panimbang
- Sobang
- Patia
- Sukaresmi
- Cibaliung
- Sumur
- Cibitung
- Cigeulis
- Angsana
- Cimanggu
- Cikeusik
- Menes
- Munjul
- Kaduhejo
- Cadasari
- Banjar
- Mekarjaya
- Cisata
- Labuan
Siapkan Tiga Unit Mobil Tangki Air
Meskipun status darurat belum ditetapkan, BPBDPK tetap melakukan koordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk menilai situasi secara menyeluruh.
“Penentuan status tidak bisa sepihak, harus melalui kajian bersama, termasuk dengan BMKG. Saat ini prosesnya sedang berjalan,” jelas Riza.
Sebagai langkah antisipasi, BPBDPK telah menyiagakan tiga unit mobil tangki air yang siap dikerahkan ke wilayah terdampak berdasarkan hasil asesmen lapangan dan surat permohonan dari desa.
“Jumlah air yang dikirim nanti menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
