Connect with us

Berita

KA Argo Bromo Anjlok, Bos KAI Minta Maaf

KAI minta maaf atas insiden KA Argo Bromo Anggrek yang anjlok di Subang. Sebanyak 80 perjalanan dibatalkan dan 22.664 tiket dikembalikan sepenuhnya..

Logompn

Published

on

Ka argo bromo anjlok, bos kai minta maaf
KA Argo Bromo Anjlok, Bos KAI Minta Maaf. Gambar : Dok. KAI

MPN Indonesia 4 Agustus 2025 - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya layanan akibat anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, Jumat (1/8).

Permintaan maaf ini disampaikan langsung oleh Didiek pada Minggu (3/8) di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, didampingi Executive Vice President Daop 1 Jakarta Yuskal Setiawan dan VP Public Relations KAI Anne Purba.

“Saya pertama-tama mohon maaf kepada masyarakat yang terdampak kejadian ini,” ujar Didiek dalam keterangan pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Puluhan Jadwal Kereta Dibatalkan dan Dialihkan

Insiden tersebut berdampak besar terhadap operasional, dengan total 80 perjalanan dibatalkan:

  • 54 perjalanan pada Jumat (1/8)
  • 24 perjalanan pada Sabtu (2/8)
  • 2 perjalanan pada Minggu (3/8)

Selain itu, sebanyak 42 perjalanan dialihkan melalui jalur memutar Purwokerto–Kroya–Bandung.

Proses Evakuasi dan Pemulihan Jalur

Evakuasi kereta selesai pada Sabtu (2/8) pukul 07.00 WIB, dan jalur berhasil diperbaiki keesokan harinya.

Jalur kembali dilalui mulai pukul 10.57 WIB oleh KA Argo Lawu dengan kecepatan terbatas.

Kecepatan di lokasi anjlok sementara dibatasi menjadi 60 km/jam dari kecepatan normal 120 km/jam.

Lebih dari 200 personel KAI dikerahkan selama 19 jam untuk proses evakuasi, perbaikan jalur, dan pengaturan pola operasi.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa insiden ini berdampak besar terhadap rencana perjalanan banyak pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas kesabaran serta pengertian yang telah diberikan” kata Didiek.

Kondisi Layanan Perjalanan Pascakejadian

Per Minggu (3/8), dari total 72 perjalanan dari arah timur ke Jakarta, 65 kereta tiba tepat waktu, sementara 7 lainnya mengalami keterlambatan.

Baca Juga:  Soal Kecelakaan KRL Bekasi, Polda Metro: Sopir Taksi Keluar dari Kaca Mobil

Dari arah Jakarta, terdapat 63 keberangkatan. Tiga kereta terlambat, termasuk KA Argo Muria dan KA Argo Bromo Anggrek. Sementara dua keberangkatan dibatalkan, yaitu:

  • KA Malabar (Malang–Bandung)
  • KA Harina (Surabaya Pasar Turi–Bandung)

Kebijakan Refund dan Kompensasi

KAI membatalkan 22.664 tiket pelanggan untuk periode 1–3 Agustus dari total 440.581 tiket yang terjual.

Pelanggan yang terdampak dapat mengajukan pengembalian dana 100%, baik di stasiun maupun melalui aplikasi Access by KAI mulai Senin (4/8).

Di Stasiun Pasar Senen, KAI menyiagakan lima loket refund 24 jam untuk mempermudah pengembalian dana secara tunai.

“Kami berharap memang 7 hari ini dimanfaatkan sehingga bisa menambah kemudahan, tidak sampai terjadi antrean,” jelas Yuskal.

Namun, antrean tetap terjadi di beberapa stasiun akibat banyaknya pembatalan secara bersamaan.

“Untuk pelayanan penumpang per orang itu bisa 2–3 menit karena untuk butuhkan cash terutama di (Stasiun) Senen,” ungkapnya.

KAI juga memberikan kompensasi berupa service recovery bagi penumpang yang mengalami keterlambatan signifikan.

“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, terutama bagi yang mengalami keterlambatan signifikan,” tutur Didiek.

Pemerintah Bentuk Tim Audit Independen

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pemerintah akan membentuk tim audit independen untuk mengevaluasi penyebab anjloknya KA Argo Bromo Anggrek.

Tim ini akan fokus menelusuri faktor teknis kecelakaan serta meninjau ulang sistem operasional dan pemeliharaan prasarana.

“Pemulihan fisik saja tidak cukup. Pemerintah akan memperkuat sistem deteksi dini dan meningkatkan standar pemeliharaan prasarana perkeretaapian,” pungkas Dudy.

Selama masa pemulihan, Kementerian Perhubungan akan terus mengawasi jalur terdampak agar bisa kembali beroperasi dengan aman dan optimal.

(AKM/NID/RAD)

Trending