Internasional
Gunung di Rusia Meletus untuk Pertama Kalinya usai ‘Tidur’ selama Lebih dari 500 Tahun
Gunung Krasheninnikov di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, meletus untuk pertama kalinya dalam lebih dari 500 tahun pada Minggu (3/8).
MPN Indonesia 4 Agustus 2025 - Gunung Krasheninnikov di Semenanjung Kamchatka, Rusia timur, meletus untuk pertama kalinya selama lebih dari 500 tahun pada Minggu (3/8).
Dikutip MPN Indonesia dari CBS News, letusan ini terjadi hanya beberapa hari setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi berkekuatan 8,8 magnitudo yang memicu peringatan tsunami di sejumlah negara.
Abu Vulkanik Capai 6 Kilometer
Letusan Krasheninnikov menghasilkan kolom abu setinggi 6 kilometer (3,7 mil) yang menyebar ke arah timur menuju Samudra Pasifik.
Menurut Kementerian Situasi Darurat Rusia, tidak ada wilayah permukiman yang terdampak langsung oleh sebaran abu tersebut, dan hingga kini belum tercatat adanya hujan abu di kawasan berpenghuni.
“Plume menyebar ke arah timur dari gunung menuju Samudra Pasifik. Tidak ada permukiman di jalurnya, dan belum tercatat abu jatuh di daerah berpenduduk,” demikian pernyataan kementerian melalui Telegram.
Diikuti Gempa 7,0 Magnitudo dan Peringatan Tsunami
Beberapa jam setelah letusan, wilayah tersebut kembali diguncang gempa berkekuatan 7,0 magnitudo yang berpusat di Kepulauan Kuril.
Peringatan tsunami dikeluarkan untuk tiga wilayah Kamchatka, meskipun tinggi gelombang diperkirakan hanya mencapai 18 sentimeter.
Peringatan tersebut kemudian dicabut oleh Kementerian Darurat Rusia, namun warga tetap diminta menjauhi garis pantai.
Para ahli sebelumnya telah memperingatkan akan ada gempa susulan selama beberapa minggu ke depan usai gempa 8,8 magnitudo yang mengguncang Rusia.
Tertidur Selama Lebih dari 500 Tahun
Kepala Tim Respons Letusan Gunung Berapi Kamchatka, Olga Girina menyatakan bahwa letusan Gunung Krasheninnikov kemarin merupakan letusan yang pertama setelah gunung itu tertidur selama 600 tahun.
“Ini adalah letusan pertama Krasheninnikov yang dikonfirmasi secara historis dalam 600 tahun,” ujar Girina, dikutip MPN Indonesia dari kantor berita RIA Novosti.
Menurut Girina, letusan terakhir Krasheninnikov terjadi dalam kurun waktu 40 tahun setelah 1463.
Namun, data dari Smithsonian Institution’s Global Volcanism Program mencatat letusan terakhir terjadi pada 1550, sekitar 475 tahun yang lalu. Belum ada penjelasan resmi terkait perbedaan catatan ini.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
