Connect with us

Politik

Begini Komentar Dedi Mulyadi soal Selebgram yang Ngaku Kena Pungli di Kebun Raya Bogor

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat suara soal pengakuan selebgram Endang Yustikan yang mengaku terkena pungli di Kebun Raya Bogor.

Logompn

Published

on

Begini komentar dedi muyadi soal selebgram yang ngaku kena pungli di kebun raya bogor
Kolase foto selebgram Endang Yustikan yang mengaku kena pungli dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi | Gambar: Instagram/@dedimulyadi71

Jawa Barat, MPN Indonesia 24 Agustus 2025 - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat suara soal pengakuan selebgram Endang Yustikan yang mengaku terkena pungli di Kebun Raya Bogor.

Dedi Mulyadi menyatakan bahwa kegiatan yang digelar di area wisata memang harus mengikuti aturan yang berlaku, termasuk izin resmi dari pengelola.

Namun, dalam kasus Endang, kata Dedi, tidak memiliki izin resmi dari pihak pengelola.

“Ada postingan di media sosial mengenai keluhan warga yang berkunjung ke Kebun Raya, merasa ada pungutan liar pada saat dia menggelar sebuah kegiatan,” ujar Dedi Mulyadi di Instagramnya, Sabtu (23/8).

“Dan berdasarkan keterangan dari pengelola, kegiatan itu memang tanpa izin,” sambungnya.

Minta Kebun Raya Bogor Klarifikasi

Dedi Mulyadi pun memberi masukan jika ada kegiatan yang dilakukan tanpa izin di suatu tempat komersial, maka alangkah baiknya kegiatan itu dihentikan daripada membuat kebijakan yang bisa disalahartikan sebagai pungli.

“Kalau ada sebuah kegiatan pada areal pengelolaan yang dikelola oleh lembaga komersial, kalau itu memang tidak ada pemberitahuan, lebih baik dihentikan saja. Kemudian dilarang menyelenggarakan, dibanding kemudian menerapkan kebijakan yang dipahami sebagai pungli,” tegasnya.

Ia juga memastikan Dinas Pariwisata Jawa Barat akan memanggil manajemen Kebun Raya Bogor untuk memberikan penjelasan terkait peristiwa ini.

“Agar peristiwa ini clear dan tidak menimbulkan problematika dalam pengelolaan wisata di Jabar, hari Selasa Dinas Pariwisata akan mengundang manajemen Kebun Raya untuk menjelaskan peristiwa tersebut,” katanya.

Janji Beri Kenyamanan bagi Wisatawan

Dedi Mulyadi meminta maaf kepada masyarakat, khususnya wisatawan, atas peristiwa yang menimbulkan ketidaknyamanan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Ombudsman Temukan Fasilitas Lapas Cibinong Disebut Mirip Apartemen, Ditjenpas Buka Suara

Ia pun berjanji akan memastikan kenyamanan dan keamanan pada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat.

“Saya mohon maaf pada siapapun yang berkunjung di Jawa Barat apabila ada peristiwa yang tidak mengenakkan,” kata Dedi Mulyadi.

“Saya sebagai gubernur Jawa Barat akan senantiasa melakukan kontrol dan evaluasi berbagai kegiatan untuk memberikan rasa nyaman dan aman bagi siapapun yang berkunjung,” sambungnya.

Penjelasan Pengelola Kebun Raya Bogor

Sebelumnya, General Manager PT Mitra Natura Raya (MNR), Zaenal Arifin, telah menyampaikan bahwa kelompok yang menggelar acara di Kebun Raya Bogor itu tidak memiliki izin resmi.

Ia menjelaskan bahwa mereka hanya membayar tiket masuk dan parkir, tanpa menyewa lahan.

“Mereka datang ke Kebun Raya Bogor, masuk langsung bikin acara. Tidak membayar sewa lahan, tiba-tiba bikin acara, hanya membayar HTM dan parkir kendaraan,” kata Zaenal.

“Dikarenakan tidak ada pemberitahuan dari mereka maka petugas keamanan kami menanyakan kepada salah satu panitia acara untuk menjelaskan aturan-aturannya, bukan pungli,” tambahnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut baru diketahui sebagai acara besar ketika pihaknya menemukan ada pengeras suara dan kedatangan mobil boks berisi makanan dalam jumlah besar.

“Ketika sudah ada mengeluarkan sound system, lalu juga tiba-tiba ada satu mobil boks yang membawa makanan, nah itu baru kita pertanyakan. Jadi kita pertanyakan ini acara apa, apakah sudah konfirmasi atau belum,” jelasnya.

Zaenal menegaskan bahwa Kebun Raya Bogor memiliki aturan yang harus dipatuhi pengunjung, terutama bagi grup atau komunitas dengan jumlah besar.

(AKM/NID/RAD)

Trending