Connect with us

Internasional

Israel Serang Ibu Kota Yaman, 6 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Luka-Luka

Serangan udara Israel menghantam ibu kota Yaman, Sanaa, pada Minggu (24/8).

Logompn

Published

on

Israel serang ibu kota yaman, 6 orang tewas dan puluhan lainnya luka luka
Israel Serang Ibu Kota Yaman, 6 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Luka-Luka | Gambar: The Guardian

MPN Indonesia 26 Agustus 2025 - Serangan udara Israel menghantam ibu kota Yaman, Sanaa, pada Minggu (24/8) sebagai respons atas peluncuran rudal balistik oleh kelompok Houthi ke arah Israel pada Jumat (22/8).

Serangan tersebut menargetkan sejumlah fasilitas strategis dan menewaskan sedikitnya enam orang serta melukai puluhan lainnya, seperti yang dilaporkan pejabat kesehatan houthi di X.

Target Serangan Israel

Militer Israel mengonfirmasi bahwa serangan tersebut diarahkan ke beberapa lokasi penting di Sanaa, di antaranya kompleks militer yang mencakup istana presiden, dua pembangkit listrik, dan depot bahan bakar.

Sumber keamanan Houthi kepada AFP menyebutkan salah satu gedung di pusat kota juga terkena serangan.

Sementara itu, saluran televisi milik Houthi, Al-Masirah, melaporkan bahwa serangan turut menghantam fasilitas perusahaan minyak serta pembangkit listrik di bagian selatan kota.

Kantor berita Saba milik Houthi merilis data korban dengan rincian enam orang tewas dan 86 orang luka-luka, termasuk lebih dari 20 korban dalam kondisi kritis

Foto yang dirilis AFP memperlihatkan bola api besar menerangi langit malam di Sanaa, diikuti kepulan asap hitam pekat.

Netanyahu ‘Balas Dendam’

Militer Israel menyatakan serangan ini dilakukan sebagai balasan atas serangan berulang dari kelompok Houthi.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel menyebut Houthi meluncurkan rudal permukaan-ke-permukaan dan drone ke wilayahnya.

“Serangan dilakukan sebagai tanggapan atas berulangnya serangan oleh rezim teroris Houthi terhadap Negara Israel dan warganya, termasuk peluncuran rudal permukaan-ke-permukaan dan UAV (drone) ke wilayah Israel dalam beberapa hari terakhir,” kata militer Israel, dikutip MPN Indonesia dari CNA.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa serangan diarahkan ke istana presiden, pembangkit listrik, dan tangki bahan bakar di Sanaa.

Baca Juga:  Israel Diduga Bayar Google Rp740 M untuk Sangkal Bencana Kelaparan di Gaza

“Rezim Houthi belajar dengan cara yang sulit bahwa mereka akan membayar, dan telah membayar harga sangat mahal atas agresinya terhadap Israel,” ujar Netanyahu.

Houthi Serang Israel sebagai Bentuk Dukungan untuk Gaza

Houthi sebelumnya mengklaim menembakkan rudal balistik ke arah Israel pada Jumat (22/8) sebagai bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Menurut laporan Times of Israel dan Ynet, rudal tersebut merupakan yang pertama kali diluncurkan dari Yaman. Tidak ada korban jiwa di Israel akibat insiden ini.

“Ini adalah pertama kalinya jenis rudal semacam ini diluncurkan dari Yaman,” kata pejabat Angkatan Udara Israel.

Houthi bakal Balas Israel

Menanggapi serangan Israel, Biro Politik Houthi menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pembalasan.

Dalam pernyataan resmi, kelompok tersebut menegaskan tidak akan mundur dari konfrontasi melawan Israel dan sekutunya.

“Mereka tidak akan menyimpang dari perang melawan Israel dan sekutunya, Amerika Serikat, sampai agresi berhenti dan blokade di Gaza dicabut,” demikian pernyataan Houthi.

Seorang pejabat senior Houthi, Abdul Qader al-Murtada, juga menyampaikan bahwa kelompoknya akan terus bertindak dalam solidaritas dengan rakyat Palestina.

“(Israel) harus tahu bahwa kami tidak akan meninggalkan saudara-saudara kami di Gaza, apa pun pengorbanannya,” ujarnya di X.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending