Connect with us

Internasional

Trump Bakal Gelar Pertemuan dengan Pemimpin Negara Muslim, Apa yang Dibahas?

Donald Trump akan mengadakan pertemuan multilateral dengan sejumlah pemimpin negara Muslim di sela Sidang Majelis Umum PBB.

Logompn

Published

on

Trump bakal gelar pertemuan dengan pemimpin negara muslim, apa yang dibahas
Trump Bakal Gelar Pertemuan dengan Pemimpin Negara Muslim, Apa yang Dibahas | Gambar: Instagram/@whitehouse

MPN Indonesia 23 September 2025 - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan pertemuan multilateral dengan sejumlah pemimpin negara Muslim di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (23/9) waktu setempat di New York.

Dikutip dari Al Jazeera, pertemuan ini membahas langkah-langkah untuk mengakhiri perang antara Israel dan Hamas di Gaza.

Negara-negara yang diundang dalam pertemuan tersebut antara lain Qatar, Arab Saudi, Indonesia, Turki, Pakistan, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Bakal Diskusi soal Rencana Pasca-perang di Gaza

Pertemuan ini merupakan bagian dari diplomasi dan hubungan internasional yang digagas oleh Trump sebagai bagian dari kerja sama multilateral untuk merespons krisis di Timur Tengah.

Gedung Putih menyampaikan bahwa pertemuan ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan global akibat pengakuan negara-negara Barat terhadap Palestina sebagai negara merdeka, serta ancaman Israel untuk mencaplok wilayah Tepi Barat.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut akan dibahas juga soal rencana pasca-perang di Gaza.

“Trump akan menyampaikan proposal untuk perdamaian dan tata kelola Gaza setelah perang, tanpa keterlibatan Hamas,” bunyi laporan Axios, dikutip MPN Indonesia pada Selasa (23/9).

Rencana yang disampaikan meliputi pembebasan sandera, penghentian perang, penarikan pasukan Israel dari Gaza, dan dukungan dari negara-negara Arab dan Muslim untuk pengiriman pasukan keamanan serta pendanaan program transisi dan pembangunan kembali Gaza.

Penolakan Trump terhadap Pengakuan Negara Palestina

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Trump yang akan menyampaikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB bakal menyinggung kelemahan institusi global dan menegaskan kembali kebijakan America First.

Baca Juga:  Tiba di Indonesia, Presiden Brasil akan Tinjau MBG

Selain itu, Leavitt menyatakan, Trump akan menyampaikan keberatannya terhadap langkah negara-negara seperti Inggris, Kanada, dan Australia yang mengakui negara Palestina.

“Presiden jelas tidak setuju dengan langkah itu. Menurutnya, pengakuan terhadap Palestina adalah bentuk hadiah bagi Hamas,” katanya.

Selain menghadiri forum PBB dan mengadakan pertemuan dengan pimpinan dari negara mayoritas Muslim, Trump juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk membahas jaminan keamanan terkait gencatan senjata dengan Rusia.

Adapun jadwal pertemuan dengan Presiden Argentina Javier Milei yang sedang menghadapi krisis ekonomi.

(ADN/NID/RAD)

Trending