Connect with us

Selebriti

Usai Beberkan Anggaran Pemerintah, Leony Terima Undangan Dialog dengan Wali Kota Tangsel

Dalam salah satu unggahan video di Instagram, Leony menerima undangan dialog dari Wali Kota Tangsel usai mengkritik APBD 2024.

Logompn

Published

on

Usai beberkan anggaran pemerintah, leony terima undangan dialog dengan wali kota tangsel
Leony Terima Undangan Dialog dengan Wali Kota Tangsel | Gambar: Kolase Instagram/@leonyvh

Banten, MPN Indonesia 24 September 2025 - Artis Leony Vitria Hartanti menerima undangan dialog dari Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie usai mengkritik Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.

Hal ini terungkap lewat unggahan video di akun Instagram @leonyvh pada Selasa (23/9). Dalam pernyataannya, Leony mengucapkan terima kasih atas undangan dari pihak pemerintah untuk berdialog.

“Saya mengucapkan terima kasih Bapak membuka kesempatan untuk berdialog dengan saya. Terima kasih sekali, saya terima undangannya,” ujar Leony dikutip MPN Indonesia, Rabu (24/9).

Meski demikian, Leony menekankan bahwa pembahasan tidak hanya berfokus pada APBD Tangsel. Ia menilai ada isu lain yang lebih mendesak, seperti masalah sampah dan kondisi jalan.

“Ada beberapa hal yang lebih penting yang saya dan mungkin sebagian masyarakat Tangsel ingin sampaikan terkait permasalahan sampah, terkait permasalahan jalanan, dan masih banyak lainnya,” ucapnya.

Leony juga berharap undangan dialog tersebut tidak hanya ditujukan untuk dirinya, tetapi terbuka bagi masyarakat Tangsel.

“Yang pasti saya tunggu undangannya, Pak. Bisa hubungi saya aja, terserah mau lewat apa pun,” tambahnya.

Kritik Leony terhadap APBD 2024

Sebelumnya, Leony menjadi sorotan usai membongkar sejumlah alokasi anggaran dalam APBD 2024 Pemkot Tangsel yang menurutnya tidak seimbang.

Beberapa anggaran besar yang menjadi sorotan antara lain anggaran perjalanan dinas yang memakan dana lebih dari Rp117 miliar, anggaran makanan dan minuman sebesar Rp66 miliar, anggaran alat tulis kantor Rp38 miliar, serta anggaran suvenir sebesar Rp20 miliar.

Sementara itu, alokasi untuk masyarakat justru dilihat Leony sangat kecil, di antaranya dana bantuan sosial (bansos) hanya sebesar Rp136 juta, serta perbaikan fasilitas umum dengan nominal terbatas.

Baca Juga:  Kewalahan Tangani Monyet Liar, Pemkot Tangsel Bakal Siapkan Alat Pembius Hewan

Dalam salah satu unggahannya pada Selasa (16/9), Leony membandingkan anggaran bansos dengan jumlah warga miskin di Tangsel.

Dari Rp136.421.607 bansos yang dialokasikan untuk 43.330 warga miskin, menurut perhitungan Leony, per orang hanya mendapat sekitar Rp3.148.

“Rp136.421.607 dibagi 43.330 (warga miskin di Tangsel) sama dengan Rp3.148. Berarti per orang tuh cuma dapat satu bungkus mi instan dalam setahun,” tulis Leony.

Wali Kota Tangsel Klarifikasi

Menanggapi kritik tersebut, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie memberikan penjelasan. Ia menyebut anggaran Rp731 juta yang sebelumnya dikira untuk perbaikan jalan sebenarnya dialokasikan untuk perbaikan jaringan listrik di area Pemkot Tangsel.

Benyamin juga merinci anggaran makanan dan minuman Rp66 miliar, yang menurutnya mencakup untuk beberapa sasaran.

“Ini ada tersebar di 37 perangkat daerah, termasuk di dalamnya enam TK Negeri, kemudian 157 SD Negeri, 24 SMP Negeri, tiga RSUD, dan 35 puskesmas kita di Tangerang selatan. Jadi ini makan minum secara keseluruhan,” jelasnya saat konferensi pers di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Serpong, Selasa (23/9).

Ia juga menyebut bahwa anggaran itu mencakup konsumsi kegiatan masyarakat seperti sosialisasi kesehatan, musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), hingga pelatihan pemberdayaan.

“Jadi kalau dikumpulin semuanya tercapailah Rp66 miliar. Tapi yang harus dicatat juga bahwa pelaksanaannya atau makan minumnya ini dilaksanakan kepada UMKM yang terdekat, di kelurahan yang terdekat,” jelas Benyamin.

Benyamin memastikan tidak akan menempuh jalur hukum terkait kritik dari Leony. Ia menegaskan, dialog dapat dilakukan apabila Leony membutuhkan penjelasan lebih lanjut.

“Kalau memang (klarifikasi) diperlukan Bu Leony-nya, ya nggak masalah kita undang. Tergantung kebutuhan,” kata Benyamin.

(ELG/NID/RAD)

Trending