Connect with us

Berita

Kepala BGN Sebut Program MBG Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Keracunan di Indonesia

Kepala BGN, Dadan Hindayana mengungkap bahwa program MBG menjadi penyumbang kasus keracunan pangan paling banyak di Indonesia.

Logompn

Published

on

Kepala bgn sebut program mbg jadi penyumbang terbanyak kasus keracunan di indonesia
Kepala BGN Sebut Program MBG Jadi Penyumbang Terbanyak Kasus Keracunan di Indonesia | Gambar: YouTube/TVR Parlemen

MPN Indonesia 13 November 2025 - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengungkap bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyumbang kasus keracunan pangan paling banyak di Indonesia.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (12/11), ia menyebut bahwa dari total 441 kasus keracunan nasional, sebanyak 211 kasus berasal dari program MBG.

“Total kejadian keracunan pangan di Indonesia ada 441, di mana MBG menyumbang 211 kejadian atau kurang lebih 48 persen,” ujar Dadan sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung YouTube TVR Parlemen pada Kamis (13/11).

Rincian Korban Terdampak

Jumlah korban terdampak dari insiden keracunan MBG juga cukup besar.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dadan menyebut terdapat total 13.371 penerima manfaat mengalami gangguan kesehatan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 638 pasien menjalani rawat inap dan 12.755 menjalani rawat jalan.

Sementara itu, data BGN menunjukkan perbedaan kecil dibandingkan catatan Kemenkes.

Dalam laporan BGN, jumlah korban rawat inap tercatat 636 orang, sementara korban rawat jalan sebanyak 11.004 orang, sehingga total korban versi BGN berjumlah 11.640 orang.

BGN juga mencatat jumlah korban berdasarkan wilayah sebagai berikut:

  • Wilayah dua (Jawa): 7.925 orang
  • Wilayah tiga (Indonesia timur): 1.907 orang
  • Wilayah satu (Sumatera): 1.808 orang

Program MBG Masih Berlanjut

Meski terdapat insiden keracunan, program MBG tetap berjalan hingga saat ini.

Dadan menyampaikan bahwa hingga November 2025, BGN telah memproduksi total 1,8 miliar porsi makanan untuk program MBG.

“Sampai hari ini, kita sudah memproduksi total 1,8 miliar porsi makan, dan alhamdulillah sebagian besar berjalan dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  BGN Buka Suara soal Kasus Keracunan MBG di Sejumlah Daerah

(AKM/NID/RAD)

Trending