Viral
Sampah TPA Cipeucang Longsor, Warga: Tanggapannya Begitu-begitu Saja, Cuma Dibilang Sabar
Longsoran sampah di TPA Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, kembali terjadi hingga merendam permukiman warga.
Banten, MPN Indonesia 21 November 2025 - Longsoran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten, kembali terjadi.
Longsoran sampah menutup aliran anak Sungai Cisadane hingga air meluap ke wilayah sekitar dan merendam permukiman warga.
Salah satu warga, Kristianto (45) melaporkan kerusakan pada dua kulkas, dua mesin cuci, 150 kilogram kacang, satu unit motor, pakaian, mesin air, dan barang-barang lainnya akibat longsoran sampah tersebut.
Ia juga mengeluhkan peristiwa yang bukan hanya terjadi sekali ini akibat minimnya penanganan dari pemerintah.
“Tanggapannya begitu-begitu saja. Cuma dibilang sabar. Itu bahasa halusnya mereka, aslinya mah seperti tidak ditanggapi,” ujar Kristianto saat ditemui awak media di lokasi pada Rabu (19/11).
Aktivitas Industri Terhambat
Tak hanya menimbulkan kerusakan pada benda, banjir yang disebabkan longsoran sampah ini juga berdampak pada aktivitas industri warga, termasuk usaha pembuatan tempe dan tahu.
Cacu (50), seorang pekerja pabrik tahu, menyebut bahwa banjir kali ini merupakan yang paling parah dan menyebabkan aktivitas produksi terhenti sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.
“Biasanya enggak setinggi ini. Kemarin itu parah, sampai diganjal mesin-mesin supaya enggak kena air,” ujar Cacu.
Namun, produksi tetap dilanjutkan meskipun banjir belum sepenuhnya surut karena bahan baku seperti kedelai sudah direndam.
Sama seperti Kristanto, Cacu juga menyatakan pesimismenya terhadap respons pemerintah setempat.
“Pemerintah kemarin ada yang datang, tapi cuma lihat-lihat aja. Ya kami pasrah saja,” ucapnya.
Pemerintah Bakal Percepat Pembebasan Lahan
Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyatakan akan mempercepat proses pembebasan lahan di TPA Cipeucang.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyatakan bahwa hal tersebut merupakan langkah penting untuk mencegah meluasnya dampak longsor ke permukiman warga.
“Yang sekarang itu pembebasan lahan penting. Supaya tidak masuk ke lahan warga ataupun anak kali ya. Yang paling penting adalah pembebasan lahan yang pertama,” katanya pada Kamis (20/11).
Sebagai langkah lanjutan, Dinas Bina Marga Tangsel akan memperbaiki saluran drainase di sekitar TPA untuk mengatasi genangan dan mencegah banjir berulang.
Pilar menyampaikan harapannya agar perbaikan ini dapat segera direalisasikan.
“Mudah-mudahan Bina Marga bisa bantu untuk saluran drainase di situ supaya tidak banjir di TPA Cipeucang,” harapnya.
Selain itu, Pemkot Tangsel juga sedang menjajaki kerja sama dengan beberapa daerah untuk pengolahan sampah dalam rangka mengurangi beban TPA Cipeucang selama masa transisi menuju PSEL (Pengolahan Sampah Energi Listrik).
Meski belum merinci daerah yang diajak bekerja sama, Pilar menyebut komunikasi antar daerah masih terus berjalan.
“Kita maksimalkan di situ sambil komunikasi dengan daerah. Pak Wali Kota komunikasi dengan beberapa daerah untuk pengolahan sampah,” ucap Pilar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
