Connect with us

Berita

Akses Darat Putus, Pertamina Terbangkan 2.000 Liter BBM ke Aceh dengan Pesawat Perintis

Akses darat menuju Bener Meriah dan Aceh Tengah terputus akibat banjir dan longsor. Pertamina Patra Niaga menyalurkan 2.000 liter BBM melalui pesawat perintis untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan layanan publik.

Logompn

Published

on

Akses darat putus, pertamina terbangkan 2.000 liter bbm ke aceh dengan pesawat perintis
Akses Darat Putus, Pertamina Terbangkan 2.000 Liter BBM ke Aceh dengan Pesawat Perintis. Gambar : Dok. Pertamina Patra Niaga

Aceh, MPN Indonesia 5 Desember 2025 - Akses darat menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, terputus setelah banjir dan longsor melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini membuat distribusi energi terganggu, sehingga PT Pertamina Patra Niaga melakukan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) melalui pesawat perintis pada tahap awal, Kamis (4/12).

Pada pengiriman pertama, sebanyak 2.000 liter BBM disalurkan, terdiri dari 1.000 liter Pertalite atau setara lima drum dan 1.000 liter Biosolar atau setara lima drum.

BBM tersebut ditujukan untuk dua wilayah terdampak, yakni Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

Pengiriman melalui jalur udara dipilih karena akses darat tidak dapat dilalui akibat bencana alam.

“Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran energi tetap berjalan meski akses darat terputus,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, dalam keterangan tertulis, Kamis (4/12).

Penyaluran BBM untuk Mendukung Aktivitas Masyarakat

Distribusi BBM dipercepat untuk mendukung pemulihan aktivitas masyarakat, operasional pemerintahan, layanan publik, serta kebutuhan logistik penanggulangan bencana di dua kabupaten tersebut.

Roberth menyatakan bahwa penggunaan pesawat perintis menjadi langkah terbaik untuk memastikan energi tiba di wilayah yang terisolasi.

“Energi tidak boleh berhenti, terlebih dalam situasi bencana,” ucapnya.

Koordinasi intensif dilakukan Pertamina Patra Niaga dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), aparat TNI/Polri, serta operator penerbangan perintis agar distribusi berjalan lancar.

Roberth menegaskan bahwa pihaknya terus memantau kebutuhan energi di lokasi terdampak dan siap melakukan pengiriman lanjutan sesuai kondisi lapangan.

“Kami akan terus memonitor kebutuhan energi di lokasi terdampak dan siap melakukan penyaluran lanjutan menyesuaikan kondisi dan situasi di lokasi untuk percepatan pemulihan Sumatera,” pungkasnya.

Baca Juga:  Prabowo Kasih Apresiasi Atas Respons Cepat Instansi dalam Penanganan Bencana Sumatra

(AKM/NID/RAD)

Trending