Connect with us

Lifestyle

Cuaca Dingin Bikin Risiko Serangan Jantung Meningkat? Ini Faktanya

Cuaca dingin pada musim hujan seringkali berkaitan dengan penyakit flu, namun tahukah kamu bahwa ternyata cuaca dingin juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung?

Logompn

Published

on

Cuaca dingin bikin risiko serangan jantung meningkat
Cuaca Dingin Bikin Risiko Serangan Jantung Meningkat | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 13 Desember 2025 - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprediksi cuaca di akhir tahun akan memasuki fase puncak musim hujan di sejumlah wilayah.

Cuaca dingin pada musim hujan seringkali berkaitan dengan penyakit flu, namun tahukah kamu bahwa ternyata cuaca dingin juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung?

Benarkah Cuaca Dingin Meningkatkan Risiko Jantung?

Mengutip informasi dari Health Partners, sejumlah penelitian mencatat lonjakan serangan jantung selama musim dingin, bahkan pada orang yang umumnya memiliki kondisi kesehatan fisik yang baik.

Di Amerika Serikat, misalnya, kemungkinan mengalami serangan jantung naik hingga 30% saat suhu turun drastis dibandingkan bulan-bulan hangat.

Saat suhu rendah, pembuluh darah menyempit dan memicu peningkatan tekanan darah serta denyut jantung.

Di sisi lain, aktivitas fisik berat seperti menyekop salju dalam cuaca dingin memperberat kerja jantung dan berpotensi menyebabkan serangan mendadak, terutama pada individu dengan faktor risiko seperti kolesterol tinggi, hipertensi, atau kebiasaan merokok.

Hal ini terjadi karena aliran darah terganggu akibat pembuluh darah menyempit dan pasokan oksigen ke jantung menurun.

“Karena cuaca dingin, aliran darah yang berkurang membuat jantung semakin sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Dan jika jantung Anda tidak mendapatkan cukup oksigen dan darah kaya nutrisi, risiko serangan jantung Anda meningkat,” bunyi keterangan Health Partners dalam situsnya, dikutip MPN Indonesia pada Sabtu (13/12).

Tips Cegah Serangan Jantung saat Cuaca Dingin

Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari peningkatan risiko serangan jantung ketika cuaca dingin ialah dengan mengenakan pakaian berlapis untuk menghindari kedinginan ekstrem saat beraktivitas di luar.

Baca Juga:  Biar Paham, Ini Cara Membedakan Nyeri Punggung dengan Sakit Ginjal

Selain itu, penting juga untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, membatasi konsumsi alkohol dan kafein, serta tidak merokok.

Bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum beraktivitas fisik di luar ruangan selama musim dingin.

Aktivitas seperti menyekop salju juga sebaiknya dilakukan secara bertahap, atau jika memungkinkan, dialihkan kepada orang lain.

Bagi yang tetap ingin aktif, bisa mulai dengan olahraga ringan secara bertahap agar tubuh beradaptasi terhadap suhu rendah.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending