Connect with us

Berita

Update Korban Bencana Sumatra Hari Ini 18 Desember 2025: 1.059 Orang Meninggal

BNPB mencatat korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di Sumatra tembus 1.059 jiwa hingga Kamis.

Logompn

Published

on

Korban bencana sumatra hari ini 18 desember 2025 tembus 1.059 jiwa!
Update korban bencana Sumatra, Kamis (18/12). Gambar: Dok. BNPB

MPN Indonesia 18 Desember 2025 - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatra terus meningkat.

Hingga Kamis (18/12) pukul 15.27 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) mencatat total korban jiwa mencapai 1.059 orang.

Wilayah dengan korban meninggal tertinggi adalah Kabupaten Agam di Sumatra Barat sebanyak 184 jiwa, disusul Kabupaten Aceh Utara dengan 166 jiwa, dan Kabupaten Tapanuli Tengah di Sumatra Utara sebanyak 131 jiwa.

Selain korban meninggal, sebanyak 192 orang masih dinyatakan hilang, dan sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka.

Total pengungsi tercatat sebanyak 514.200 jiwa, tersebar di 52 kabupaten/kota terdampak.

Jumlah titik pengungsian di Aceh dan Sumatra Utara mencapai 190 lokasi, dengan 106.300 pengungsi yang terdiri atas 55.725 perempuan dan 50.575 laki-laki.

Dampak di Provinsi Aceh

Di Aceh, korban meninggal dunia mencapai 451 jiwa. Jumlah tertinggi berasal dari:

  • Kabupaten Aceh Utara: 166 jiwa
  • Kabupaten Aceh Tamiang: 85 jiwa
  • Kabupaten Aceh Timur: 53 jiwa

Sebanyak 4.300 orang mengalami luka-luka, dan 31 orang masih dinyatakan hilang. Jumlah pengungsi mencapai 493.800 jiwa yang tersebar di 18 kabupaten/kota terdampak.

Kerusakan rumah di Aceh mencapai 106.060 unit, terdiri dari:

  • Rusak berat: 36.330 unit
  • Rusak sedang: 22.951 unit
  • Rusak ringan: 46.779 unit

Sementara kerusakan infrastruktur meliputi:

  • Fasilitas umum: ±1.100 unit
  • Fasilitas pendidikan: 691 unit
  • Fasilitas kesehatan: 153 unit
  • Gedung/kantor: 261 unit
  • Rumah ibadah: 210 unit
  • Jembatan: 36 unit

Dampak di Sumatra Utara

Sumatra Utara mencatat 364 korban meninggal, dengan distribusi terbesar di:

  • Kabupaten Tapanuli Tengah: 131 jiwa
  • Kabupaten Tapanuli Selatan: 86 jiwa
  • Kota Sibolga: 54 jiwa
Baca Juga:  Kenapa Gempa Cianjur M4,3 Terasa Cukup Kuat? Ini Penjelasan BMKG

Korban hilang sebanyak 75 orang dan sekitar 2.300 orang mengalami luka-luka.

Sebanyak 16.100 warga masih mengungsi di 18 kabupaten/kota terdampak, terutama di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan.

Jumlah rumah rusak sebanyak 28.725 unit, terdiri atas:

  • Rusak berat: 5.162 unit
  • Rusak sedang: 3.899 unit
  • Rusak ringan: 19.664 unit

Kerusakan infrastruktur mencakup:

  • Fasilitas umum: 80 unit
  • Fasilitas pendidikan: 60 unit
  • Fasilitas kesehatan: 1 unit
  • Rumah ibadah: 19 unit
  • Jembatan: 63 unit

Dampak di Sumatra Barat

Di Sumatra Barat, korban jiwa mencapai 244 orang, dengan Kabupaten Agam sebagai wilayah paling terdampak sebanyak 184 jiwa.

Korban hilang tercatat 86 orang, korban luka-luka 382 orang, dan sekitar 4.300 warga di Kabupaten Agam masih mengungsi.

Sebanyak 16 kabupaten/kota terdampak, dengan jumlah rumah rusak sebanyak 12.451 unit, terdiri atas:

  • Rusak berat: 2.559 unit
  • Rusak sedang: 2.959 unit
  • Rusak ringan: 6.933 unit

Kerusakan infrastruktur meliputi:

  • Fasilitas umum: 486 unit
  • Fasilitas kesehatan: 65 unit
  • Fasilitas pendidikan: 216 unit
  • Rumah ibadah: 205 unit
  • Gedung/kantor: 29 unit
  • Jembatan: 46 unit

Titik Pengungsian

BNPB mencatat terdapat 190 titik pengungsian di wilayah Aceh dan Sumatra Utara.

Total jumlah pengungsi di dua provinsi ini mencapai 106.300 orang, terdiri dari:

  • Perempuan: 55.725 orang
  • Laki-laki: 50.575 orang

Sementara secara total, pengungsi akibat bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi mencapai 514.200 jiwa.

(AKM/NID/RAD)

Trending