Connect with us

Selebriti

Polisi Ungkap Motif Resbobb Hina Suku Sunda, Biar Dapat Saweran

Live streamer Resbobb ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian terhadap Suku Sunda. Polisi menyebut motifnya untuk meraih keuntungan dari saweran penonton.

Logompn

Published

on

Polisi ungkap motif resbobb hina suku sunda, biar dapat saweran
Polisi Ungkap Motif Resbobb Hina Suku Sunda, Biar Dapat Saweran. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@infobandungkota

MPN Indonesia 19 Desember 2025 - Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan alias Resbobb ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian terhadap Suku Sunda.

Perbuatan tersebut dilakukan saat live streaming dan diakui bertujuan untuk mendulang saweran dari penonton.

Polisi mengungkap bahwa motif utama tindakan tersebut adalah keuntungan finansial dari tayangan yang berpotensi viral.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut Resbobb menyadari ucapannya akan memicu perhatian publik dan sengaja memanfaatkannya.

“Dari ujaran yang cukup heboh, saya meyakini bahwa Resbob ini sudah mengetahui ini bakal viral. Dengan viral tersebut maka penontonnya akan banyak, yang memberikan saweran banyak dan tentunya dapat keuntungan,” ujar Irjen Rudi dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Rabu (17/12).

Saat ini, Resbobb telah ditahan dan dijerat Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 dan/atau Pasal 34 juncto Pasal 50 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang ITE.

Ia terancam hukuman penjara selama enam hingga sepuluh tahun.

Penyidik menetapkan status tersangka setelah mengantongi alat bukti, termasuk keterangan saksi dan ahli.

Kronologi Penangkapan dan Pemeriksaan

Resbobb ditangkap di sebuah kafe di Jalan Pramuka, Pudak Payung, Banyumanik, Kota Semarang, pada Senin (15/12) siang.

Sebelumnya, ia sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan, di antaranya ke Surabaya dan Solo.

Usai diamankan, polisi langsung melakukan gelar perkara dan menetapkannya sebagai tersangka.

Irjen Rudi menjelaskan bahwa Resbobb merupakan live streamer aktif, termasuk melalui platform YouTube, dan memahami bahwa pernyataan provokatif dapat meningkatkan jumlah penonton serta saweran uang.

“Resbob ini adalah seorang live streamer. Kita ketahui bahwa dari kegiatan tayangan-tayangan ini, ia mendulang saweran sejumlah uang. Ini dari hasil pemeriksaan yang menjadi motivasinya melakukan ujaran kebencian,” tegas Irjen Rudi.

Baca Juga:  Mantan Istri Andre Taulany, Erin Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Penganiayaan ART

Pendalaman Kemungkinan Tersangka Lain

Polda Jawa Barat juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyebaran konten ujaran kebencian tersebut.

Pendalaman dilakukan terhadap individu yang diduga turut menyebarluaskan video, termasuk melalui repost di berbagai platform.

“Untuk tersangka-tersangka lainnya, ini kita akan dalami kembali siapa yang bisa kita jerat hukum, mungkin ada yang me-repost atau dan segala macam, nanti akan kami beritahukan kemudian setelah kami dalami dalam penyidikan nantinya,” pungkas Irjen Rudi.

(ELG/NID/RAD)

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita19 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita26 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita51 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti59 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga5 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending