Connect with us

Otomotif

Simak! Ini Penyebab AC Mobil Tak Dingin saat Perjalanan Jauh

AC mobil yang mendadak tidak dingin di tengah perjalanan jauh dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Simak penyebabnya untuk memahami cara mengatasi AC mobil tak dingin di tengah perjalanan!

Logompn

Published

on

Penyebab ac mobil tak dingin saat perjalanan jauh
Penyebab AC Mobil Tak Dingin saat Perjalanan Jauh | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 25 Desember 2025 - AC mobil yang mendadak tidak dingin di tengah perjalanan jauh saat liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dapat menimbulkan ketidaknyamanan.

Situasi ini kerap dialami pengendara mobil ketika digunakan dalam durasi lama tanpa jeda, terutama di kondisi lalu lintas padat atau cuaca panas.

Namun, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh kerusakan langsung pada AC, melainkan sering berkaitan dengan peningkatan suhu mesin atau gangguan pada sistem pendukungnya.

Simak artikel di bawah untuk memahami penyebab AC mobil bisa bermasalah saat perjalanan jauh!

Penyebab AC Mobil Tak Dingin saat Perjalanan Jauh

1. Kondensor AC Mobil Overheat

Mengutip informasi dari laman resmi Dokter Mobil, AC membutuhkan freon agar bisa berfungsi optimal. Jika tekanan freon AC mobil terlalu tinggi, maka akan berdampak pada kondensor.

Kondensor sendiri bertanggung jawab untuk mengeluarkan panas yang dihasilkan oleh proses penempatan freon. Tekanan yang tinggi dapat membuat kondensor bekerja lebih keras dan lebih lama sehingga menjadi cepat panas (overheat).

Oleh karena itu, penting untuk menjaga tekanan freon tetap seimbang untuk memastikan kondensor beroperasi pada suhu yang optimal sehingga sistem AC mobil tetap tahan lama.

2. Kondensor yang Kotor

Selain overheat, kondensor yang jarang dibersihkan juga bisa jadi salah satu penyebab AC mobil menjadi tak dingin.

Hal ini terjadi karena kondensor bertugas untuk membuang suhu panas yang dilepaskan kompresor. Jika komponen tersebut kotor, maka AC mobil tidak dingin dan hanya keluar angin akibat tersumbat.

Baca Juga:  Jangan Sampai Telat Ganti Oli Motor, Ini Akibatnya!

3. Kompresor AC Rusak

Jika kondensor mobilmu bersih namun sistem pendingin tetap tidak berfungsi optimal, maka bisa jadi permasalahannya terletak pada kompresor yang rusak.

Dikutip dari laman resmi Auto 2000, kompresor AC yang aus atau rusak biasanya ditandai dengan sight glass berwarna hitam.

Jika tanda tersebut muncul, maka artinya receiver dryer atau expansion valve tersumbat oleh kotoran.

4. Sistem AC Mobil Kelebihan Tekanan

Masih dikutip dari sumber yang sama, pengisian oli kompresor yang berlebih akan membuat tekanan di dalam freon AC meningkat.

Jika tekanan meningkat, maka kompresor akan menjadi panas. Akibatnya, proses kondensasi yang berperan penting dalam penurunan suhu menjadi terhambat.

5. Mesin Mobil Overheat

Pemilik Premium99 AC, Gunawan, menjelaskan bahwa sistem AC mobil memiliki keterkaitan erat dengan sistem pendinginan mesin.

Ketika suhu mesin meningkat secara berlebihan akibat sirkulasi radiator yang tidak optimal, sistem kendaraan dapat secara otomatis memutus kerja AC untuk menjaga komponen mesin tetap aman.

Akibatnya, hembusan udara dari AC terasa tidak dingin atau hanya mengeluarkan angin.

“Ketika mesin cenderung panas, AC akan di-off-kan oleh sistem. Jadi sering kali bukan AC-nya yang rusak, tapi pendinginan mesin yang tidak bekerja dengan baik,” ujarnya seperti dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, Kamis (25/12).

Gunawan menyarankan pengaturan AC yang tepat selama perjalanan jarak jauh dengan sesekali mengatur AC ke mode udara luar selama 1 hingga 3 menit.

Langkah ini bertujuan untuk menyegarkan sirkulasi udara di dalam kabin sekaligus meringankan kerja sistem AC tanpa perlu membuka jendela.

“Cukup 1 sampai 3 menit saja, tidak perlu buka jendela, karena udara tetap masuk lewat filter,” kata Gunawan.

Baca Juga:  Awas! Ini Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi Kalau Ganti Oli Sendiri

(AKM/NID/RAD)

Trending