Connect with us

Lifestyle

Biar Paham, Ini Cara Membedakan Nyeri Punggung dengan Sakit Ginjal

Nyeri pada area punggung sering kali membuat seseorang sulit menentukan apakah keluhan tersebut berasal dari otot dan tulang belakang atau berkaitan penyakit ginjal. Simak artikel berikut untuk paham perbedaannya!

Logompn

Published

on

Cara membedakan nyeri punggung dengan sakit ginjal
Cara Membedakan Nyeri Punggung dengan Sakit Ginjal | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 25 Desember 2025 - Nyeri pada area punggung sering kali membuat seseorang sulit menentukan apakah keluhan tersebut berasal dari otot dan tulang belakang atau berkaitan penyakit ginjal.

Secara anatomi, ginjal berada di kedua sisi tulang belakang bagian bawah, tepat di bawah tulang rusuk, sehingga gangguan pada ginjal kerap menimbulkan rasa nyeri yang menjalar ke punggung bawah dan sering disalahartikan sebagai nyeri punggung biasa.

Dikutip dari situs Nanavati Max Hospital, kondisi ini diperkuat oleh temuan bahwa banyak pasien yang datang dengan keluhan nyeri punggung ternyata mengalami masalah pada ginjal, terutama batu ginjal.

Batu ginjal merupakan salah satu penyebab paling umum dari nyeri ginjal dan dapat menimbulkan rasa sakit yang intens, terutama ketika batu bergerak atau menyumbat saluran kemih.

Oleh karena itu, mengetahui perbedaan karakteristik nyeri punggung dan nyeri akibat ginjal menjadi penting untuk memahami kondisi kesehatan fisik.

Beda Lokasi Nyeri Punggung vs Ginjal

Perbedaan utama antara nyeri punggung dan sakit ginjal dapat dikenali dari lokasi, sifat nyeri, serta gejalanya.

Mengutip informasi dari Verywell Health, nyeri ginjal umumnya terasa lebih dalam, sering muncul di satu sisi punggung bawah atau area flank, dan tidak membaik dengan perubahan posisi atau istirahat.

Sebaliknya, nyeri punggung akibat gangguan muskuloskeletal cenderung memburuk saat bergerak dan dapat mereda dengan istirahat atau terapi sederhana.

Penyebab Nyeri Punggung vs Ginjal

Masih dikutip dari sumber yang sama, nyeri ginjal dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Selain batu ginjal, penyebab lainnya meliputi infeksi saluran kemih yang menjalar ke ginjal, infeksi ginjal, cedera pada ginjal, pembekuan darah di ginjal, hingga kondisi genetik seperti penyakit ginjal polikistik.

Baca Juga:  Sebanyak 99 Jemaah Haji asal Indonesia Terinfeksi Pneumonia

Dalam beberapa kasus, nyeri ginjal juga dapat muncul akibat abses ginjal atau sumbatan pada saluran yang mengalirkan urine dari ginjal.

Nyeri yang ditimbulkan bisa bersifat tumpul dan menetap atau tajam serta datang tiba-tiba, tergantung penyebabnya.

Berbeda dengan nyeri ginjal, nyeri punggung lebih sering berkaitan dengan masalah mekanis pada tulang belakang, otot, atau saraf.

Penyebabnya antara lain postur tubuh yang buruk, ketegangan otot, duduk atau berdiri terlalu lama, cedera, herniasi diskus, fraktur tulang belakang, degenerasi akibat usia, hingga kelainan bentuk tulang belakang.

Nyeri punggung dapat terjadi di seluruh bagian punggung, mulai dari leher hingga tulang ekor. Pada kasus yang melibatkan saraf, nyeri dapat menjalar ke bokong dan tungkai, disertai rasa kesemutan atau mati rasa.

Perbedaan Ciri Nyeri Ginjal dan Nyeri Punggung

Nyeri ginjal umumnya berlokasi di punggung atas hingga tengah, di bawah tulang rusuk, dan sering terasa di satu sisi tubuh.

Rasa nyeri dapat menjalar ke perut bagian bawah atau paha dalam dan sifat nyerinya bisa tajam dan berat pada kasus batu ginjal, atau tumpul pada infeksi.

Nyeri ini tidak membaik dengan istirahat dan sering disertai gejala seperti darah dalam urine, urine keruh atau berbau menyengat, mual, muntah, demam, menggigil, sering buang air kecil, serta keluarnya urine dalam jumlah sedikit.

Sebaliknya, nyeri punggung biasanya berpusat di area lumbar, dapat dirasakan di kedua sisi, dan sering kali memburuk dengan aktivitas tertentu.

Gejala penyertanya meliputi kekakuan, kejang otot, nyeri tekan pada punggung, kelemahan atau mati rasa pada tungkai, serta keterbatasan gerak.

Nyeri ini cenderung membaik dengan istirahat, perubahan posisi, atau terapi panas.

(ADN/NID/RAD)

Baca Juga:  Tips Ampuh Cegah Penuaan Dini: Konsumsi 10 Makanan Ini!

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending