Internasional
Zohran Mamdani Resmi jadi Wali Kota New York, Bersumpah dengan Al-Quran di Stasiun Bawah Tanah
Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Walikota New York pada 1 Januari, mencatat sejarah sebagai wali kota pertama yang bersumpah menggunakan Al-Qur’an.
MPN Indonesia 2 Januari 2026 - Zohran Mamdani resmi dilantik sebagai Wali Kota New York pada Kamis (1/1), sekaligus menjadi pemimpin ke-111 kota terbesar di Amerika Serikat.
Pelantikan tersebut menandai momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya seorang Wali Kota New York mengucapkan sumpah jabatan menggunakan Al-Qur’an.
Pelantikan awal dilakukan secara tertutup pada awal Tahun Baru di stasiun kereta bawah tanah City Hall yang bersejarah.
Beberapa jam kemudian, upacara pelantikan publik digelar di tangga Balai Kota New York dan disaksikan puluhan ribu warga.
Pelantikan Bersejarah dan Pidato Perdana
Di hadapan warga New York, Mamdani menyampaikan pidato perdananya setelah resmi menjabat.
“Saya berdiri di hadapan Anda dengan penuh haru atas kehormatan mengucapkan sumpah suci ini, dengan rendah hati atas kepercayaan yang telah Anda berikan kepada saya, dengan rasa terhormat unyuk mengabdi sebagai Wali Kota New York City yang ke-111 atau ke-112,” ujar Mamdani, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi nyc.gov, Jumat (2/1).
Dalam pidatonya, Mamdani menegaskan komitmennya untuk memimpin pemerintahan yang berpihak pada warga.
“Kita akan bertanggung jawab kepada seluruh warga New York, bukan kepada miliarder atau oligarki mana pun yang mengira bisa membeli demokrasi kita,” tuturnya.
Antusiasme warga terlihat dari ribuan orang yang memadati Broadway untuk menyaksikan siaran langsung pelantikan, yang juga dimeriahkan pertunjukan musik.
Kemenangan Pemilu dan Latar Belakang Politik
Mamdani merupakan politisi Partai Demokrat dari faksi sosialis demokrat sayap kiri.
Ia memenangkan pemilihan wali kota pada November dengan perolehan 50% suara, mengungguli Andrew Cuomo dan Curtis Sliwa.
Berusia 34 tahun, Mamdani dikenal lewat kampanye yang menyoroti isu keterjangkauan hidup. Ia menegaskan tidak akan meninggalkan identitas politiknya.
“Saya terpilih sebagai seorang sosialis demokrat dan saya akan memerintah sebagai sosialis demokrat. Saya tidak akan meninggalkan prinsip-prinsip saya karena takut dicap radikal,” ungkapnya.
Agenda Sosialis Demokrat dan Dukungan Nasional
Sejumlah agenda utama yang diusung Mamdani meliputi penitipan anak universal, pembekuan sewa, serta layanan bus gratis.
Dukungan terhadap kebijakannya datang dari tokoh-tokoh progresif nasional, termasuk Senator Bernie Sanders dan anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez, yang hadir dan memberikan sambutan dalam pelantikan.
Sanders menyebut agenda Mamdani sebagai “hal yang benar dan pantas untuk dilakukan,” terutama dalam upaya penyediaan perumahan terjangkau.
Dalam kesempatan itu, seruan “pajaki orang kaya” menggema dari massa ketika Sanders menyoroti pentingnya pendanaan program sosial.
Respons Politik Nasional dan Arah Pemerintahan
Pelantikan Mamdani langsung memicu reaksi dari Partai Republik.
Juru bicara Mike Marinella menyebutnya sebagai “sosialis radikal” dan memperingatkan dampak politiknya terhadap pemilu paruh waktu 2026.
Mamdani juga dipandang sebagai wajah baru arah kebijakan progresif Partai Demokrat.
Calon wakil wali kota, Dean Fuleihan, menyatakan Mamdani berencana menaikkan pajak bagi jutawan untuk mendanai program-program utama dan menyeimbangkan anggaran.
Meski mendapat penolakan dari Gubernur Kathy Hochul terkait pajak penghasilan pribadi, opsi kenaikan pajak perusahaan tengah dipertimbangkan guna menutup kekurangan anggaran.
Di sektor pendidikan, Mamdani memutuskan mempertahankan kontrol wali kota atas sistem sekolah umum terbesar di Amerika Serikat dan menunjuk Kamar Samuels sebagai kanselir baru.
Visi Kepemimpinan dan Awal Masa Jabatan
Dalam pidatonya, Mamdani menekankan pentingnya keterlibatan seluruh warga dalam perubahan kota.
Ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari pekerja konstruksi, pedagang gerobak, hingga komunitas imigran.
Ia juga berterima kasih kepada sejumlah tokoh yang hadir, termasuk Gubernur Hochul, mantan Wali Kota Adams, dan Senator Sanders yang melantiknya.
“Kita akan memerintah tanpa rasa malu dan tanpa ketidakamanan, tanpa meminta maaf atas apa yang kita yakini,” pungkas Mamdani, seraya menegaskan penolakannya terhadap keserakahan korporasi dan komitmennya pada keadilan ekonomi.
Mamdani lahir di Uganda dan merupakan mantan anggota legislatif negara bagian.
Ia berhasil menggalang dana sebesar US$2,6 juta dari hampir 30.000 penyumbang untuk masa transisi dan pelantikan.
Setelah dilantik, ia pindah dari apartemennya di Astoria ke Gracie Mansion, kediaman resmi wali kota di Manhattan.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
