Connect with us

Politik

Respons Dedi Mulyadi soal Keluarga Aparat Desa yang Intimidasi Warga karena Viralkan Jalan Rusak

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengecam intimidasi terhadap pedagang telur di Garut usai kritik jalan desa rusak viral, serta memerintahkan audit dana desa.

Logompn

Published

on

Respons dedi mulyadi soal keluarga aparat desa yang intimidasi warga karena viralkan jalan rusak
Respons Dedi Mulyadi soal Keluarga Aparat Desa yang Intimidasi Warga karena Viralkan Jalan Rusak. Gambar : Tangkapan Layar YouTube/KANG DEDI MULYADI Channel

Jawa Barat, MPN Indonesia 5 Januari 2026 - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons kasus dugaan intimidasi yang dialami Holis Muhlisin (31), seorang pedagang telur di Kampung Babakangadoh RT 01 RW 06, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Intimidasi tersebut terjadi setelah Holis mengunggah kondisi jalan desa yang rusak melalui akun TikTok pribadinya @holis.muhlisin pada (9/11/2025).

Peristiwa itu mencuat ke publik setelah video intimidasi beredar luas di media sosial pada Sabtu (3/1).

Dedi Mulyadi Tegaskan Kritik Warga Tidak Boleh Dibungkam

Dedi Mulyadi mengecam keras tindakan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan kritik.

Ia menegaskan bahwa aparat pemerintahan harus bersikap terbuka terhadap masukan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi melalui unggahan di akun TikTok dan Instagram resminya @dedimulyadiofficial pada Sabtu (3/1).

“Jangan pernah melakukan intimidasi (atau) pengancaman, dalam dunia yang sudah serba terbuka. Kita ini aparat kalo ada warga yang menceritakan tentang jeleknya pembangunan harus kita terima dengan lapang dada,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip MPN Indonesia pada Senin (5/1).

Sebagai tindak lanjut, Dedi memerintahkan Bupati Garut untuk mengusut dugaan intimidasi yang dilakukan oleh keluarga aparat desa.

“Jangan membiarkan ada tindakan intimidatif terhadap terhadap kritik,” tegasnya.

Inspektorat Garut Audit Dana Desa Panggalih

Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat, Wakil Bupati Garut Putri Karlina langsung mengerahkan Inspektorat Daerah untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Panggalih, yang keluarganya dilaporkan terlibat dalam intimidasi.

“Saya sudah menghubungi Pak Inspektur dari Inspektorat untuk segera datang ke desa mengaudit seperti yang teman-teman minta,” jelas Putri Karlina melalui unggahan di Instagram pribadinya @putri.karlina14 pada Minggu (4/1).

Baca Juga:  Ivan Sugianto Ditangkap Polisi, Terancam 3 Tahun Penjara

Putri menjelaskan bahwa audit dilakukan untuk menelusuri penggunaan dana desa yang menjadi sorotan warga.

“Kalau memang misalnya di desa itu ada pembangunan dan dana desa berjalan sesuai dengan kebutuhan, maka seharusnya Pak Kades tidak perlu takut kalau akan diaudit,” lanjutnya.

Korban Mengaku Diintimidasi Keluarga Aparat Desa

Holis Muhlisin mengaku mengalami intimidasi dari empat anggota keluarga aparat Desa Panggalih, yang terdiri dari istri, anak, menantu, dan keponakan kepala desa.

Dalam rekaman video yang beredar, Holis terlihat mendapat makian dan hinaan secara verbal, yang kemudian memicu perhatian publik dan respons dari pemerintah daerah.

(AKM/NID/RAD)

Trending