Berita
Pelari Kalcer Merapat! Jakarta bakal Punya Jogging Track Baru Sepanjang 1,2 Km
Pemprov DKI bangun jogging track 1,2 km di Taman Bendera Pusaka Jakarta Selatan, rampung Februari 2026.
MPN Indonesia 11 Januari 2026 - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membangun fasilitas umum berupa lintasan lari (jogging track) sepanjang 1,2 kilometer di kawasan Jakarta Selatan.
Jogging track ini akan menjadi bagian dari penggabungan tiga taman, yaitu Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser, yang disatukan menjadi satu kawasan bernama Taman Bendera Pusaka.
Pembangunan yang terletak di wilayah Jakarta Selatan ini ditargetkan selesai dan diresmikan pada Februari 2026.
Pembangunan jogging track dilakukan di area Taman Bendera Pusaka yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (9/1), sebagian lintasan jogging telah terlihat, dengan sejumlah pekerja tampak meratakan tanah dan menyempurnakan fasilitas penunjang olahraga lainnya.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa fasilitas ini diharapkan bisa menjadi alternatif warga untuk berolahraga.
“Jogging track-nya sekitar 1.200 meter atau 1,2 kilometer. Ini bisa menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga. Jadi jangan hanya di GBK saja, tapi bisa juga menggunakan Taman Bendera Pusaka,” ujar Pramono di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1).
Terkait waktu peresmian, Pramono menyatakan peresmian taman direncanakan berlangsung bulan Februari.
“Jadi, Insya Allah Taman Bendera Pusaka akan diresmikan Februari. Tanggalnya sedang dipilih apakah tanggal 9 atau tanggal 20,” ucapnya pada Jumat (9/1).
Progres Pembangunan dan Fasilitas Penunjang
Taman Bendera Pusaka dibangun dengan menggabungkan tiga taman di Jakarta Selatan menjadi satu kawasan ruang terbuka hijau seluas 5,5 hektare.
Ketiganya mencakup Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser. Kawasan ini tidak hanya diperuntukkan sebagai ruang hijau dengan fungsi ekologis, tetapi juga memiliki fungsi sosial, estetika, dan ekonomi.
Pembangunan taman ini dimulai sejak peletakan batu pertama (ground breaking) pada 8 Agustus 2025. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai 77 persen.
“Sedikit demi sedikit, Taman Bendera Pusaka terus berprogres. Saat ini pembangunan telah mencapai 77%,” tulis Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta dalam unggahannya, Selasa (6/1).
Selain jogging track, Taman Bendera Pusaka juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan basket, voli, bulu tangkis, dan padel.
Sebuah lapangan olahraga yang telah dipagari juga terlihat sedang disempurnakan di area tersebut.
Taman ini juga dilengkapi dengan jembatan yang menghubungkan Taman Ayodya dan Taman Langsat, melewati Jalan Barito I yang sebelumnya memisahkan keduanya.
Kebijakan dan Pendanaan Proyek
Pembangunan taman ini merupakan bagian dari kebijakan publik yang bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas umum di ibu kota.
Selain menyediakan area olahraga, desain taman juga dirancang untuk mendukung sistem drainase dan infrastruktur hijau guna meningkatkan daya resap air dan sirkulasi udara sebagai salah satu langkah mitigasi banjir di Jakarta.
Anggaran pembangunan taman mencapai sekitar Rp50 miliar dan bersumber dari kontribusi pelampauan koefisien lantai bangunan (KLB), sehingga tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DKI Jakarta.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
