Connect with us

Berita

Bekasi Dikepung Banjir, Lebih dari 4.000 Keluarga Terdampak

Banjir melanda Kabupaten dan Kota Bekasi sejak 18 Januari 2026, ribuan KK terdampak akibat hujan deras dan luapan sungai.

Logompn

Published

on

Bekasi dikepung banjir, lebih dari 4.000 keluarga terdampak
Ilustrasi banjir di Bekasi. Gambar: Ilustrasi Canva

Jawa Barat, MPN Indonesia 19 Januari 2026 - Bekasi dilanda banjir sejak Minggu (18/1) akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari.

Sebanyak 4.622 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Bekasi dan 101 KK di Kota Bekasi terdampak banjir yang menggenangi permukiman warga di puluhan desa dan kelurahan.

Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan, drainase yang kurang maksimal, serta meluapnya sejumlah sungai seperti Kali Gabus, Sungai Cibeet, Sungai Citarum, Kali Sadang, dan Kali Ciherang.

Di Kabupaten Bekasi, banjir merendam 40 desa yang tersebar di 16 dari 23 kecamatan, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 200 sentimeter.

“Intensitas hujan sangat tinggi dan terjadi cukup lama, berimbas pada meluapnya Kali Gabus, Sungai Cibeet, Sungai Citarum, Kali Sadang, dan Kali Ciherang,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi kepada wartawan, Minggu (18/1).

Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis, menyatakan penanganan terus dilakukan dan meminta warga waspada terhadap hujan susulan.

“Cuaca masih cukup dinamis. Kami minta warga tetap siaga dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Muchlis.

Sementara itu, di Kota Bekasi, genangan air dengan ketinggian hingga satu meter menyebabkan ratusan warga mengungsi dari tempat tinggal mereka.

“Genangan air mulai terjadi sejak pukul 04.38 WIB dan masih berlangsung di sejumlah lokasi hingga siang hari,” ujar Sekretaris BPBD Kota Bekasi, Dewi Sartika, dalam keterangan terpisah, dikutip MPN Indonesia dari Kompas, Senin (19/1).

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Medan Satria, Bekasi Utara, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur. Proses evakuasi dilakukan terhadap warga yang terjebak, termasuk bayi dan lansia.

Wilayah Terdampak Banjir di Kabupaten dan Kota Bekasi

Banjir di Kabupaten Bekasi terjadi di wilayah berikut:

  • Kecamatan Babelan: Desa Babelan Kota (2 titik), Buni Bakti (11), Hurip Jaya (4), Kedung Jaya (1), Muara Bakti (1)
  • Kecamatan Cabangbungin: Desa Lenggahsari (1)
  • Kecamatan Cikarang Pusat: Desa Pasiranji (1), Hegarmukti (1), Pasir Tanjung (1)
  • Kecamatan Cikarang Utara: Desa Tanjungsari (1), Karang Bahagia (1)
  • Kecamatan Cibitung: Kelurahan Wanasari (8), Desa Muktiwari (5)
  • Kecamatan Cikarang Barat: Desa Telaga Asih (9)
  • Kecamatan Cikarang Timur: Desa Karangsari (1), Jatibaru (1)
  • Kecamatan Karangbahagia: Desa Karangbahagia (1), Sukaraya (1)
  • Kecamatan Kedungwaringin: Desa Bojong Sari (1)
  • Kecamatan Pebayuran: Desa Sembereja (1)
  • Kecamatan Sukatani: Desa Sukamulya (2)
  • Kecamatan Sukawangi: Desa Sukamekar
  • Kecamatan Sukakarya: Desa Sukajadi (1)
  • Kecamatan Tambun Utara: Desa Sriamur, Karangsatria, Jejalen Jaya, Srimukti
  • Kecamatan Tambun Selatan: Desa Setiamekar (1), Mangunjaya (2), Kelurahan Jatimulya (1)
  • Kecamatan Tarumajaya: Desa Puskarakyat (2), Samudra Jaya (1)
Baca Juga:  Usai Taufik Hidayat Ditangkap, Dedi Mulyadi: Semoga Dapat Hukuman Setimpal

Di Kota Bekasi, banjir tercatat di wilayah berikut:

  • Kecamatan Medan Satria: RT 001, 007, 009 RW 003 Kelurahan Kali Baru; RT 017 RW 017 Kelurahan Pejuang
  • Kecamatan Bekasi Utara: Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung
  • Kelurahan Kali Baru: Jalan Rawa Bakti
  • Perumahan Taman Narogong Indah
  • Jalan Kedondong IV, Kelurahan Pejuang
  • Jalan Kusuma Timur Raya

BPBD Kota Bekasi mencatat 101 KK mengungsi, termasuk:

  • 100 KK dari Kelurahan Pejuang
  • 1 KK di aula Kelurahan Kali Baru
  • 66 KK di Musala Al Bahar
  • 30 jiwa di Teluk Pucung

Bantuan logistik terus disalurkan untuk warga terdampak.

“Kami telah mendistribusikan air bersih, salah satunya di wilayah RT 002/005 Kelurahan Harapan Baru,” kata Dewi Sartika.

BPBD Kota Bekasi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending