Connect with us

Berita

KAI Batalkan 82 Perjalanan Kereta Api Imbas Banjir di Pekalongan

PT KAI membatalkan 82 kereta penumpang dan 16 kereta barang akibat banjir di lintas Pekalongan–Sragi, Daop 4 Semarang.

Logompn

Published

on

Kai batalkan 82 perjalanan kereta api imbas banjir di pekalongan
KAI Batalkan 82 Perjalanan Kereta Api Imbas Banjir di Pekalongan. Gambar: Instagram/@jabodetabek24info.

Jawa Tengah, MPN Indonesia 19 Januari 2026 - Sebanyak 82 perjalanan kereta api Indonesia untuk penumpang dan 16 kereta barang dibatalkan oleh PT KAI (Persero) akibat banjir yang melanda wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, terutama di lintas Stasiun Pekalongan–Sragi, Jawa Tengah.

Kejadian ini berlangsung sejak Jumat (16/1) sampai dengan Minggu (18/1) dan disebabkan oleh cuaca ekstrem, jebolnya tanggul, serta pasang air laut yang menghambat surutnya genangan.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem menyebabkan pembatalan dan keterlambatan perjalanan.

“Dalam kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan genangan dan banjir di lintasan maupun emplasemen, KAI mengambil langkah pengamanan maksimal, termasuk pembatalan dan pengaturan perjalanan kereta api,” ujar Bobby dalam jumpa pers pada Minggu (18/1).

KAI melaporkan bahwa dari total 593 perjalanan kereta selama periode tersebut, 21 perjalanan dibatalkan pada Jumat (16/1) dan 61 perjalanan pada Minggu (18/1).

Selain itu, sebanyak 8.165 tiket kereta api jarak jauh dibatalkan oleh penumpang dan rata-rata keterlambatan perjalanan mencapai 240 menit.

Jalur Terdampak dan Upaya Pemulihan

Gangguan jalur paling parah terjadi di kilometer 88+900 hingga 89+100 antara Stasiun Pekalongan dan Sragi.

Banjir mulai menggenangi lintasan sejak dini hari Jumat (16/1), dipicu oleh luapan Sungai Bremi dan Sungai Meduri.

Jalur rel tergenang hingga 23 sentimeter, dan situasi semakin memburuk pada Minggu pagi setelah tanggul sungai jebol.

KAI telah mengambil langkah-langkah perbaikan, seperti menebarkan sekitar 105 meter kubik balas dan mengangkat rel.

Akan tetapi, hujan deras yang berlanjut serta air pasang memperlambat surutnya air dari hulu.

Baca Juga:  BBM Langka di Jember, DPR Desak Pertamina Ambil Langkah Cepat

“Tapi, kali ini itu adalah bertepatan dengan ada tanggul yang jebol dan juga air pasang terjadi. Pasang terjadi juga sehingga air luncuran air dari atas itu tidak cepat bisa turun ke bawah,” ujar Bobby.

Meskipun jalur kini sudah bisa dilalui, operasional kereta api masih dibatasi kecepatan demi keselamatan.

“Pada saat ini kami sudah melakukan operation recovery di jalur itu dan sampai saat ini memang sudah bisa dilewati, ya, walaupun dengan pembatasan kecepatan,” ucap Bobby.

Dampak di Daop 1 Jakarta dan Respons Lanjutan

Selain di Pekalongan, banjir juga berdampak pada wilayah Daop 1 Jakarta.

Titik-titik terdampak meliputi emplasemen Stasiun Kampung Bandan, petak jalan Jakarta Kota–Tanjung Priok, emplasemen Jakarta Gudang, emplasemen Jakarta Kota, dan emplasemen Sungai Lagoa.

Tinggi air sempat mencapai 10 sentimeter dari kepala rel akibat hujan sejak dini hari.

KAI melakukan langkah mitigasi yang meliputi percepatan pemulihan jalur, layanan pemulihan untuk penumpang, dan pemberian pengembalian dana tiket secara penuh.

“Dalam situasi force majeure ini, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.

Selain koordinasi dengan lembaga pemerintah, perbaikan permanen akan mulai dilakukan sejak Senin (19/1), terutama di wilayah-wilayah dalam pengawasan khusus (dapsus) di Daop 4.

“Besok kami akan tindak lanjuti segera untuk supaya kita bisa memitigasi dan melakukan perbaikan permanen di dapsus-dapsus, daerah dalam pengawasan khusus, di Daop 4 ini,” ujar Bobby.

Seluruh tindakan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan penumpang dan mencegah risiko lebih besar pada operasional kereta api Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

Trending