Connect with us

Berita

Sejumlah Wilayah di Tangerang Terendam Banjir, Ini Lokasinya

Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang menyebabkan banjir di puluhan titik dengan ketinggian air bervariasi.

Logompn

Published

on

Sejumlah wilayah di tangerang terendam banjir, ini lokasinya
Banjir di ruas jalan depan Perumahan Ciledug Indah, Ciledug, Tangerang, Jumat (23/1) | Gambar: Instagram/@kabarciledug

Banten, MPN Indonesia 23 Januari 2026 - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tangerang sekitarnya sejak Kamis (22/1) dini hari hingga Jumat pagi (23/1) menyebabkan banjir di puluhan titik dengan ketinggian air bervariasi.

Banjir melanda 32 titik di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota, mencakup sejumlah kecamatan seperti Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, dan Teluknaga.

“Dengan kondisi terparah terjadi di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang mengakibatkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui kendaraan roda dua,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, Jumat (23/1).

Sementara itu, di Ciledug, ruas jalan di depan perumahan Ciledug Indah 1 terpantau sudah tergenang air hingga menyebabkan kemacetan.

Banjir di Tangerang Selatan

Selain itu, genangan banjir juga dilaporkan terjadi di Kota Tangerang Selatan.

Salah satu titik terdampak berada di Jalan Ceger Raya, Kecamatan Pondok Aren, yang tergenang air setinggi 60 cm pada Kamis malam pukul 22.00 WIB.

Sementara itu, wilayah Perumahan Pondok Maharta di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, juga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 40 cm.

Kondisi di Kabupaten Tangerang

Di Kabupaten Tangerang, banjir parah melanda Perumahan Cikande. Ketinggian air mencapai 2,5 meter di RT 04 RW 03 Perumahan Taman Cikande, Kamis (22/1) malam.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan bahwa banjir sejak Minggu (11/1) telah melanda 24 kecamatan dan 119 desa/kelurahan, dengan total warga terdampak mencapai sekitar 50.000 jiwa.

“Penanganan musim bencana banjir ini memang sangat kurang sarana-prasarana kita. Misalnya perahu karet sangat kurang,” ujar Taufik, dikutip MPN Indonesia dari CNN Indonesia.

Taufik menambahkan bahwa BPBD Kabupaten Tangerang telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Banten untuk penambahan alat bantu.

Baca Juga:  Sekjen PBB Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana Sumatra hingga Asia Tenggara

Namun, beberapa wilayah lain di Banten seperti Lebak, Pandeglang, dan Serang juga tengah terdampak bencana, sehingga prioritas distribusi peralatan menjadi terbagi.

(AKM/NID/RAD)

Trending