Connect with us

Politik

Pemburu Macan Tutul di Gunung Sanggabuana Terekam CCTV, KDM: Saya Tandai Kalian!

Lima orang terduga pemburu liar ditangkap atas dugaan perburuan macan tutul di kawasan hutan konservasi Gunung Sanggabuana.

Logompn

Published

on

Pemburu macan tutul di gunung sanggabuana terekam cctv, kdm saya tandain kalian!
Pemburu Macan Tutul di Gunung Sanggabuana Terekam CCTV, KDM: Saya Tandain Kalian! | Gambar: Instagram/@gunungsanggabuana

Jawa Barat, MPN Indonesia 28 Januari 2026 - Lima orang terduga pemburu liar ditangkap oleh kepolisian atas dugaan perburuan macan tutul di kawasan hutan konservasi Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Penangkapan dilakukan setelah video aktivitas perburuan liar yang terekam CCTV atau camera trap beredar dan menjadi viral.

Rekaman yang diambil pada 21 Januari dari kamera milik Sanggabuana Wildlife Ranger dan TNI AD itu menampilkan seekor macan tutul berjalan pincang dengan luka tembak di kaki kiri bagian depan.

Dedi Mulyadi: Saya Tandai Kalian!

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut buka suara menanggapi rekaman camera trap yang beredar.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Dedi mengatakan akan menandai wajah pelaku perburuan liar di Gunung Sanggabuana.

“Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan di mana pun, awas loh saya tandai kalian semua,” kata Dedi, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @dedimulyadi71, Rabu (28/1).

Dedi mengatakan perilaku manusia yang tidak peduli dengan alam kian hari makin memprihatinkan.

Padahal, kata Dedi, perilaku manusia yang merugikan alam itu bisa merugikan manusia sendiri.

“Ragam perilaku manusia terhadap alam sangat memprihatinkan. Ada yang membabat hutan, mengalihfungsikan lahan, hingga berburu hewan yang dilindungi. Dampaknya sangat serius, seperti yang dialami macan tutul di Gunung Sanggabuana,” katanya.

“Gunung itu adalah penyangga. Bukan hanya gunungnya yang harus dijaga, tetapi seluruh isinya juga harus dilindungi. Dari sanalah kita mendapatkan manfaat kehidupan, terutama bagi masyarakat di wilayah hilir,” tambah dia.

Bakal Diproses Hukum

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyatakan bahwa kelima pelaku yang terekam dalam video tersebut telah diamankan oleh Polres Karawang pada Senin (26/1) malam.

Baca Juga:  Tak Dapat Pesangon dan Sempat Ngamen, Dedi Mulyadi Akan Pekerjakan Kembali Wanita yang Terkena PHK Leetex

“Kami sesuai apa yang kami dapat informasinya, terus kami langsung lakukan penyelidikan-penyelidikan. Tadi malam sudah kami amankan lima orang,” ujar Rudi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1).

Para pelaku kini menjalani proses pemeriksaan dan akan dijerat dengan pasal-pasal perlindungan lingkungan hidup serta satwa dilindungi.

“Kami proseslah. Kami kenakan undang-undang lingkungan hidup dan sebagainya,” lanjut Rudi.

(AKM/NID/RAD)

Trending