Connect with us

Internasional

Arab Saudi Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan 2026

Arab Saudi memastikan pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi bulan ramadan 2026 menggunakan format 10 rakaat.

Logompn

Published

on

Arab Saudi Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan
Arab Saudi Tetapkan Salat Tarawih 10 Rakaat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan 2026 | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 4 Februari 2026 - Pemerintah Arab Saudi memastikan pelaksanaan salat tarawih di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, selama Bulan Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 menggunakan format 10 rakaat, ditambah 3 rakaat salat Witir.

Penetapan ini disampaikan oleh otoritas pengelola Dua Masjid Suci menjelang Ramadan 2026.

“Salat Tarawih di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah, akan terdiri dari 10 rakaat,” kata otoritas itu, dikutip MPN Indonesia dari Muna Bulletin, Rabu (4/2).

Cara Pelaksanaan Salat Tarawih

Pelaksanaan ibadah dilakukan dengan lima kali salam (taslim), di mana setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, kemudian dilanjutkan hingga total 10 rakaat Tarawih dan ditutup dengan 3 rakaat Witir.

Menurut laporan The Islamic Information, format tersebut dinilai sesuai dengan praktik ibadah yang telah lama diterapkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Otoritas setempat menjelaskan bahwa ketentuan 10 rakaat Tarawih dan 3 rakaat Witir ditetapkan untuk mempertahankan tata cara ibadah yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Disiarkan Live

Otoritas Arab Saudi memastikan seluruh rangkaian salat tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi disiarkan secara langsung ke berbagai negara.

Penyiaran ini memungkinkan umat Islam mengikuti ibadah Ramadan di Tanah Suci meskipun tidak berada langsung di lokasi.

Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci akan mengumumkan jadwal pelaksanaan Tarawih secara resmi, termasuk daftar imam yang memimpin salat, menjelang dimulainya Bulan Ramadan.

Kapan Ramadan 2026?

Berdasarkan perhitungan astronomi, awal Ramadan 1447 Hijriah di Arab Saudi diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026, bergantung pada hasil pemantauan hilal.

Bulan suci ini diperkirakan berlangsung selama 30 hari, sehingga Idulfitri diprediksi jatuh pada kisaran 19 hingga 21 Maret 2026.

Baca Juga:  Kemenag Perketat Pengawasan Tata Kelola Dana Sosial Keagamaan

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending