Connect with us

Berita

Kemendikdasmen Datangi Rumah Bocah SD di NTT yang Tewas Bunuh Diri, Beri Santunan

Kemendikdasmen mengunjungi rumah duka siswa SD yang tewas diduga bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (5/2).

Logompn

Published

on

Kemendikdasmen Datangi Rumah Bocah SD di NTT yang Tewas Bunuh Diri, Beri Santunan
Kemendikdasmen Datangi Rumah Bocah SD di NTT yang Tewas Bunuh Diri, Beri Santunan | Gambar: Dok.Kemendikdasmen

Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 7 Februari 2026 - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengunjungi rumah duka siswa SD yang tewas diduga bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (5/2).

Kunjungan ini merupakan bentuk empati atas peristiwa meninggalnya murid kelas IV SD tersebut serta bagian dari upaya pendampingan keluarga oleh pemerintah.

“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut komitmen kementerian dalam mendampingi keluarga yang tengah berduka,” demikian pernyataan Kemendikdasmen di laman resminya.

Mendikdasmen Sampaikan Belasungkawa

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Ia menegaskan pentingnya peristiwa ini sebagai momentum evaluasi bagi seluruh pihak.

“Secara pribadi dan atas nama Kementerian, saya menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Yohanes Bastian Roja,” ujar Abdul Mu’ti.

“Meninggalnya Yohanes merupakan catatan dan pelajaran bagi semua pihak akan pentingnya perhatian, penanaman nilai-nilai agama, dan ketahanan keluarga bagi anak-anak oleh orang tua, masyarakat, guru, tokoh agama, dan penyelenggara pendidikan, termasuk Kemendikdasmen,” tambahnya.

Serahkan Santunan

Dalam kunjungan tersebut, Kemendikdasmen melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah NTT juga menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Subbagian Umum Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT Damita Limbu, dan perwakilan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTT Risyono.

Kegiatan ini juga disaksikan langsung oleh perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada.

Santunan yang diberikan Kemendikdasmen diterima langsung oleh ibunda almarhum Maria Goreti Te’a, nenek almarhum Wihelmina Nenu, dan paman almarhum Dominikus Nou.

Mewakili keluarga, Dominikus menyampaikan apresiasi atas kepedulian pemerintah pusat.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kemendikdasmen atas bantuan yang diberikan,” kata dia.

Baca Juga:  Kapolres Ngada Diamankan Propam Polri Diduga terkait Narkotika dan Pornografi

“Kiranya ini dapat membantu keluarga untuk proses adat terkait kematian almarhum dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya.

Kuatkan Ekosistem Pendidikan

Dalam pernyataan sehari sebelumnya, Rabu (4/2), Kemendikdasmen menekankan bahwa kesejahteraan emosional anak dipengaruhi oleh banyak faktor kompleks yang memerlukan perhatian dari berbagai pihak.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa dukungan terhadap anak tidak cukup hanya dalam bentuk bantuan finansial.

Kementerian menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah melalui BPMP NTT guna memastikan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga almarhum lainnya.

“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan suportif agar setiap anak merasa didengar dan dihargai,” tutup Abdul Mu’ti.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending