Connect with us

Berita

Cath Lab RSUD Tangerang Kini Siap Layani Peserta BPJS

Layanan Catheterization Laboratory (cath lab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang kini resmi melayani peserta BPJS Kesehatan.

Logompn

Published

on

Cath Lab RSUD Tangerang Kini Siap Layani Peserta BPJS
Pengguntingan pita peresmian Cardiac Catheterization Laboratory (Cath Lab) di RSUD Kota Tangerang | Gambar: Pemkot Tangerang

Banten, MPN Indonesia 17 Februari 2026 - Layanan Catheterization Laboratory (cath lab) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang kini resmi melayani peserta BPJS Kesehatan.

Peresmian kerja sama Instalasi Pelayanan Kardioserebrovaskular Terpadu (IPKT) antara RSUD Kota Tangerang dan BPJS Kesehatan berlangsung pada Sabtu (14/2) di Kota Tangerang, Banten.

Pelayanan ini ditujukan untuk penanganan penyakit jantung dan stroke secara cepat, akurat, dan minimal invasif.

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin, Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, Gubernur Banten Andra Soni, dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Fasilitas Setara Rumah Sakit Jantung Nasional

Benjamin Paulus menyatakan bahwa hadirnya layanan cath lab yang dapat diakses peserta BPJS merupakan hasil kolaborasi yang signifikan.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang baik hingga pelayanan cath lab ini hadir untuk pengobatan dan terapi pasien jantung dan stroke,” ungkap dia, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemkot Tangerang.

“Fasilitasnya setara rumah sakit jantung nasional, dan bisa ditanggung BPJS alias gratis. Ini kabar baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Layanan cath lab ini memungkinkan pasien peserta BPJS di Tangerang tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk menjalani tindakan kateterisasi jantung.

Hal ini diharapkan mempercepat penanganan dan menekan risiko komplikasi berat akibat serangan jantung dan stroke.

Hadirkan Pos Kesehatan Merah Putih

Selain menghadirkan layanan cath lab, pemerintah juga memperkuat layanan preventif melalui kehadiran Pos Kesehatan Merah Putih.

Dua pos tersebut telah beroperasi di Pasar Anyar dan Pasar Ciledug di Kota Tangerang.

Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa pemilihan lokasi tersebut berdasarkan intensitas interaksi masyarakat.

Baca Juga:  Update Banjir di Tangsel, 19 dari 22 Wilayah yang Terdampak Mulai Surut

“Di pasar, pusat interaksi warga terjadi setiap hari. Di sana masyarakat bisa cek gula darah, kolesterol, dan pemeriksaan dasar lainnya. Ini bentuk nyata mendekatkan layanan promotif dan preventif agar beban rumah sakit bisa berkurang,” kata Andra Soni.

Wakil Menteri Kesehatan menekankan pentingnya deteksi dini sebagai upaya menekan beban pengobatan dan mencegah kondisi darurat.

“Jangan sampai terlanjur sakit. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalau masyarakat lebih sehat, anggaran pengobatan akan lebih optimal dan tidak terlalu membebani pemerintah daerah maupun BPJS,” jelas Benjamin.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending